Laba Mitsubishi Estate naik 73% dalam 9 bulan

Rabu, 05 Februari 2014 - 13:30 WIB
Laba Mitsubishi Estate...
Laba Mitsubishi Estate naik 73% dalam 9 bulan
A A A
Sindonews.com - Mitsubishi Estate Co, pengembang terbesar di Jepang berdasarkan nilai pasar mencatat laba bersih dalam sembilan bulan naik 73 persen karena margin keuntungan bisnis residensial meningkat.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (5/2/2014), laba bersih naik menjadi 58,5 miliar yen atau sekitar USD577 juta untuk sembilan bulan yang berakhir 31 Desember dari tahun sebelumnya sebesar 33,9 miliar yen pada tahun sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Tokyo mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada bursa saham hari ini.

Sementara, penjualannya naik 10 persen menjadi 720,3 miliar yen. Untuk laba usaha residensial naik 37 persen menjadi 8,3 miliar yen selama periode dari tahun lalu menjelang rencana pemerintah untuk meningkatkan pajak penjualan hingga 8 persen.

Pengembangan usaha komersial Mitsubishi Estate keuntunggannya lebih dari dua kali lipat setelah menjual beberapa aset. Keuntungan perusahaan dalam setahun penuh diperkirakan mencapai 58 miliar yen dengan penjualan mencapai 1,07 triliun yen.

Perusahaan menghentikan penjualan proyek perumahan di Tokyo karena terjadi cacat pada bangunan. Mitsubishi Estate sedang mencari kompensasi dari pembangun Kajima Corp.

Keisuke Tamaki, General Manager Departemen Komunikasi Perusahaan mengatakan, kondisi ini diyakini tidak akan memengaruhi laba setahun penuh, pada konferensi pers di Tokyo.

Saham Mitsubishi Estate naik 3,9 persen menjadi 2.508 yen pada pukul 01:53 di Tokyo . Saham telah menurun 20 persen tahun ini, dibandingkan dengan 17 persen penurunan oleh 45 anggota Indeks Topix Real Estate.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved