Pertumbuhan ekonomi Sulsel melambat

Rabu, 05 Februari 2014 - 14:20 WIB
Pertumbuhan ekonomi...
Pertumbuhan ekonomi Sulsel melambat
A A A
Sindonews.com - Laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) sepanjang 2013 tercatat 7,65 persen. Angka tersebut lebih rendah dibanding dengan pertumbuhan pada 2012, sebesar 8,3 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursalam Dalle mengungkapkan, perlambatan ekonomi memang terjadi di wilayah ini. Faktor cuaca ekstrem yang terjadi di kuartal IV/2013 diklaim sebagai penyebab utama.

Mulai dari banjir besar di daerah sentra produksi padi sehingga luas panen hanya meningkat sedikit, yakni 0,17 persen atau 983.107 hektare maupun peningkatan luas sawah puso yang mencapai 27.000 hektare.

Akibatnya, sektor pertanian untuk triwulan IV terhadap triwulan III terkontraksi (pertumbuhan negatif) jauh hingga minus 16,17 persen.

"Luas panen padi dan palawija yang sangat kecil menjadi penyebab pertumbuhan negatif sektor pertanian sebagai sektor penyumbang nilai tambah terbesar di Sulawesi Selatan. Tapi ini fenomena alam. Kita tidak bisa berbuat sesuatu," katanya, Rabu (5/2/2014).

Selain pertanian, ada beberapa sektor yang juga mengalami kontraksi yakni pertambangan dan penggalian minus 6,22 persen. Hal ini sebagai akibat melemahnya permintaan dan harga nikel di pasar dunia sebagai komoditi terbesar penyumbang ekspor Sulsel.

Sektor lain adalah industri pengolahan yang berkontraksi sebesar 0,50 persen dibanding triwulan sebelumnya, akibat depresiasi nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Meski demikian, kata Nursalim, perlambatan ini harus tetap diapresiasi. Karena pada dasarnya pertumbuhan ekonomi Sulsel tetap lebih tinggi dari nasional yang mencapai 5,78 persen. Bahkan Sulsel menduduki posisi keenam secara nasional di bawah Papua, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Jambi, dan Gorontalo.

Selain itu, di tengah laju pertumbuhan angka kemiskinan Sulsel yang menduduki peringkat dua nasional atau meningkat 69,78 ribu orang, nyatanya jumlah pendapatan per kapita Sulsel juga menunjukkan peningkatan Rp2,77 juta. Yakni dari tingkat pendapatan Rp19 juta pada 2012 naik menjadi Rp22.135 juta pada 2013.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi...
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi Utara, Mas Menteri Bawa 3G
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Olly Optimistis Ekonomi...
Olly Optimistis Ekonomi Sulawesi Utara Tumbuh 6% di 2021
1.550 Bumdes di Sulawesi...
1.550 Bumdes di Sulawesi Tengah Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
BPS: Jawa dan Sulawesi...
BPS: Jawa dan Sulawesi Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional
BPS Umumkan Perkembangan...
BPS Umumkan Perkembangan Ekspor-Impor Sulawesi Utara Januari 2021
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
9 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
9 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
10 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
10 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
11 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
11 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved