Ekonomi Sulbar hanya tumbuh 4,34%

Kamis, 06 Februari 2014 - 16:35 WIB
Ekonomi Sulbar hanya tumbuh 4,34%
Ekonomi Sulbar hanya tumbuh 4,34%
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat (Seulbar), pertumbuhan ekonomi daerah ini sebesar 4,34 persen. Angka yang diperoleh pada triwulan IV/2013 ini jauh lebih cepat dari triwulan III/2013 yang terkontraksi hingga 0,44 persen.

Kepala BPS Sulbar, Setianto mengatakan, dibandingkan triwulan yang sama 2012, pertumbuhan ekonomi Sulbar tumbuh 7,2 persen. Sehingga selama 2013 perekonomian di Sulbar mengalami pertumbuhan hinggga 7,16 persen.

"Besar aktivitas ekonomi Sulbar pada triwulan IV ini atas dasar harga berlaku dan harga konstan 2.000. Masing-masing sebesar Rp4.306,93 miliar dan Rp1.575,38 miliar. Sedangkan total aktivitas ekonomi Sulbar pada 2013 atas dasar harga berlaku sebesar Rp16.184,04 miliar dan Rp6.112,65 miliar atas dasar harga konstan 2.000," jelasnya, Kamis (6/2/2014).

Pada triwulan IV/2013, sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi adalah konstruksi sebesar 28,98 persen. Dan penyumbang pertumbuhan tertinggi adalah sektor jasa sebesar 2,41 persen. Sektor ini juga tumbuh 13,55 persen.

Secara tahunan pada 2013, semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif. Dengan pertumbuhan tertinggi pada sektor listrik, gas dan air bersih yang melaju sebesar 15,58 persen.

Sektor pertanian yang tumbuh dibawah 10 persen atau hanya 5,60 persen tetap menjadi motor penggerek pertumbuhan ekonomi dengan share sebesar 2,54 persen.

Tiga sektor ekonomi penyumbang perekonomian pada triwulan IV/2013 adalah pertanian sebesar 44,28 persen, jasa-jasa sebesar 20,72 persen dan perdagangan, hotel dan restoran sebesar 13,23 persen.

Hal serupa juga terjadi pada angka tahunan, dimana ketiga sektor tersebut menjadi pengandil terbesar dalam mencapai aktivitas ekonomi. Besaran masing-masing 47,44 persen, 19 persen dan 13,16 persen.

Dari sisi pengguna, kata Setianto, pertumbuhan PDRP triwulan IV/2013 terhadap triwualan III/2013 sebesar 4,34 persen. Ini didorong oleh komponen PMTB sebesar 9,16 persen, konsumen pemerintah sebesar 7,74 persen, ekspor sebesar 5,51 persen, inpor 4,91 persen dan komsumsi rumah tangga sebesar 0,94 persen.
(izz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1483 seconds (11.97#12.26)