Delapan sektor ini bebani IHSG

Senin, 10 Februari 2014 - 16:55 WIB
Delapan sektor ini bebani...
Delapan sektor ini bebani IHSG
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini balik arah ke zona merah. Delapan dari 10 sektor membebani pergerakan IHSG untuk menguat.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa sebanyak delapan sektor yang berakhir memerah, yakni tambang, industri dasar, aneka industri, konsumer, infrastruktur, keuangan, perdagangan dan manufaktur. Sedangkan sektor yang menguat adalah perkebunan dan properti.

Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah infrstruktur yang anjlok 0,62 persen, diikuti perdagangan yang merosot 0,61 persen dan keuangan yang susut 0,56 persen.

Adapun, sektor aneka industri melemah 0,25 persen, manufaktur minus 0,23 persen, konsumer tergerus 0,16 persen dan tambang jatuh 0,05 persen. Sementara sektor perkebunan naik 0,52 persen dan properti menguat 0,24 persen.

Sementara saham yang merosot tajam, diantaranya PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) yang anjlok 14,20 persen menjadi Rp755, PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) tergerus 9,17 persen menjadi Rp2.725 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) merosot 7,22 persen menjadi Rp4.500.

Sedangkan saham yang menguat signifikan, diantaranya PT Siantar Top Tbk (STTp) melonjak 7,22 persen menjadi Rp1.930, PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) naik 6,95 persen menjadi Rp2.000 dan PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) mendaki 6,06 persen menjadi Rp2.100.

IHSG sore ini ditutup merosot 13,35 poin atau 0,30 persen ke level 4.453,31. Pelamahan ini seiring variatifnya bursa Asia sore ini.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,19 triliun dengan 4,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp835,84 miliar. Tercatat 138 saham naik, 173 saham melemah dan 94 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
6 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved