IHSG diproyeksi masih memungkinkan rebound
Selasa, 11 Februari 2014 - 08:32 WIB
IHSG diproyeksi masih memungkinkan rebound
A
A
A
Sindonews.com - Meski gagal menutup perdagangan Senin dengan warna hijau, namun analis riset PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menilai masih ada peluang balik arah menguat (rebound) bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.
William mengatakan, langkah awal IHSG yang telah mampu melampaui resitance di level 4.494 terganjal oleh penutupan yang belum berhasil dicetak di atas resistance tersebut.
Kendati demikian, dorongan untuk naik bagi IHSG masih terasa cukup kuat dengan munculnya sinyal dari pergerakan IHSG yang telah berhasil menembus level 4.494.
"Hal tersebut menunjukkan bahwa masih memungkinkan bagi IHSG untuk kembali berusaha menggapai resistance 4.510 selama tidak menjebol support 4.408," kata William, Selasa (11/2/2014).
Arah IHSG selama belum berhasil menembus 4.510, menurut dia, bisa dikatakan masih berada dalam pola sideways untuk sementara waktu.
"IHSG kecenderungan konsolidasi sebelum melanjutkan penguatannya. Rentang IHSG pada hari ini di kisaran 4.408–4.521," prediksi dia.
Kemarin, IHSG ditutup merosot 13,35 poin atau 0,30 persen ke level 4.453,31. Pelemahan ini didukung dengan melemahnya mayoritas sektor di bursa.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,19 triliun dengan 4,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp835,84 miliar. Tercatat 138 saham naik, 173 saham melemah dan 94 saham stagnan.
William mengatakan, langkah awal IHSG yang telah mampu melampaui resitance di level 4.494 terganjal oleh penutupan yang belum berhasil dicetak di atas resistance tersebut.
Kendati demikian, dorongan untuk naik bagi IHSG masih terasa cukup kuat dengan munculnya sinyal dari pergerakan IHSG yang telah berhasil menembus level 4.494.
"Hal tersebut menunjukkan bahwa masih memungkinkan bagi IHSG untuk kembali berusaha menggapai resistance 4.510 selama tidak menjebol support 4.408," kata William, Selasa (11/2/2014).
Arah IHSG selama belum berhasil menembus 4.510, menurut dia, bisa dikatakan masih berada dalam pola sideways untuk sementara waktu.
"IHSG kecenderungan konsolidasi sebelum melanjutkan penguatannya. Rentang IHSG pada hari ini di kisaran 4.408–4.521," prediksi dia.
Kemarin, IHSG ditutup merosot 13,35 poin atau 0,30 persen ke level 4.453,31. Pelemahan ini didukung dengan melemahnya mayoritas sektor di bursa.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,19 triliun dengan 4,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp835,84 miliar. Tercatat 138 saham naik, 173 saham melemah dan 94 saham stagnan.
(rna)