BI Rate tetap, sektor ini perlu dicermati

Kamis, 13 Februari 2014 - 15:45 WIB
BI Rate tetap, sektor...
BI Rate tetap, sektor ini perlu dicermati
A A A
Sindonews.com - Kendati dipandang masih cukup kondusif, namun Bank Indonesia (BI) tetap mewaspadai sejumlah titik yang rentan mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, salah satu yang penting untuk dicermati terkait hal tersebut adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang diterapkan per tiga bulan oleh pemerintah.

Seperti diketahui, pemerintah memastikan akan melakukan pencabutan subsidi listrik bagi golongan industri I3 dan I4 melalui penyesuaian Tarif Dasar Listrik (TDL) secara bertahap mulai 1 Mei 2014.

Penyesuaian TDL sebesar 8,6 persen setiap kuartalan bagi golongan I3 go public dan penyesuaian TDL sebesar 13,3 persen setiap kuartalan untuk golongan I4.

Sektor lain yang tak kalah penting untuk dicermati, dia mengatakan, adalah sektor pangan. Sektor ini dianggap sektor yang cukup krusial dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak.

"BI akan mewaspadai kenaikan TDL dan juga harga pangan, sehingga diharapkan memitigasi risiko pencapaian inflasi sesuai target," kata Agus di Gedung BI, Kamis (12/2/2014).

Langkah ini diklaim BI sebagai salah satu upaya dalam bauran kebijakan moneter dan makro prudensial.

"Langkah ini, sejalan dengan upaya memastikan bahwa tekanan inflasi tetap terkendali, stabilitas nilai tukar rupiah terjaga kondisi fundamentalnya serta defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat sustainable," pungkas dia.

Sementara itu, Bank Sentral berdasarkan rapat Dewan Gubernur (RDG) kembali mempertahankan BI Rate di level 7,5 persen sejak November 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
43 menit yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
1 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
2 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
3 jam yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved