BI: Laju ekonomi harus dijaga di jalurnya
Kamis, 13 Februari 2014 - 17:50 WIB
BI: Laju ekonomi harus dijaga di jalurnya
A
A
A
Sindonews.com - Membaiknya ekspor sejalan dengan kenaikan permintaan mitra dagang negara-negara maju telah menjadi penopang utama membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan IV-2013 yang tercatat meningkat dari 5,63 persen (yoy) menjadi 5,72 persen.
Kendati demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya tidak akan mengendurkan semangat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia di masa depan mengingat tantangan ekonomi akan terus ada.
"Meskipun kami merasa sudah di jalur yang betul, tetapi jalan ke depan masih banyak tantangan. Dan masih banyak gelombang. Jadi kita musti hadapi dengan baik," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/2/2014).
Agus mengatakan, dengan terus ditingkatkannya pengawasan ini, maka diharapkan laju ekonomi akan tetap terjaga sehingga kepercayaan investor untuk menanamkan dananya di tanah air juga semakin meningkat.
Agus mengklaim, dengan berbagai upaya yang telah digagas timnya selama ini saja, telah membawa dampak perbaikan yang membuat investor dapat melihat bahwa neraca perdagangannya Indonesia sudah membaik.
"Dan kita juga melihat dengan membandingkan dengan sesama negara berkembang, Indonesia termasuk negara yang dianggap bisa mengantisipasi tantangan ekonomi dan pemerintah bisa melakukan koordinasi dengan BI untuk mengeluarkan bauran kebijakan untuk mengarah pada ekonomi yang sehat," pungkasnya.
Kendati demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya tidak akan mengendurkan semangat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia di masa depan mengingat tantangan ekonomi akan terus ada.
"Meskipun kami merasa sudah di jalur yang betul, tetapi jalan ke depan masih banyak tantangan. Dan masih banyak gelombang. Jadi kita musti hadapi dengan baik," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/2/2014).
Agus mengatakan, dengan terus ditingkatkannya pengawasan ini, maka diharapkan laju ekonomi akan tetap terjaga sehingga kepercayaan investor untuk menanamkan dananya di tanah air juga semakin meningkat.
Agus mengklaim, dengan berbagai upaya yang telah digagas timnya selama ini saja, telah membawa dampak perbaikan yang membuat investor dapat melihat bahwa neraca perdagangannya Indonesia sudah membaik.
"Dan kita juga melihat dengan membandingkan dengan sesama negara berkembang, Indonesia termasuk negara yang dianggap bisa mengantisipasi tantangan ekonomi dan pemerintah bisa melakukan koordinasi dengan BI untuk mengeluarkan bauran kebijakan untuk mengarah pada ekonomi yang sehat," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :