Sentimen negatif hambat penguatan rupiah

Rabu, 19 Februari 2014 - 08:17 WIB
Sentimen negatif hambat...
Sentimen negatif hambat penguatan rupiah
A A A
Sindonews.com - Kejayaan rupiah tampaknya kembali harus diuji setelah sempat menguat hampir empat hari berturut-turut. Kali ini, variatifnya sentimen yang datang dari pasar regional Asia ditambah sejumlah sentimen negatif dari dalam negeri menjadi alasan sulitnya terwujud penguatan lanjutan rupiah.

"Laju rupiah berhasil melewati resisten Rp12.800. Rentang rupiah di kisaran Rp11.738-11.695 mengacu kurs tengah BI," terang Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (19/2/2014).

Pada perdagangan kemarin terlihat, laju nilai tukar rupiah berbalik melemah pasca kenaikan selama 3-4 hari terakhir yang ditopang aksi profit taking dan memanfaatkan pelemahan pada USD untuk masuk kembali.

Di sisi lain, turut dipicu oleh beredarnya kekhawatiran dirilisnya revisi Undang-Undang Minerba akan semakin mengetatkan kebijakan larangan ekspor bahan mentah yang nantinya dapat mengganggu neraca perdagangan.

"Sentimen negatif juga datang dari pelemahan yuan pasca sentimen negatif yang melanda sektor perbankannya hingga spekulasi meningkatnya inflasi akibat bencana alam turut berimbas negatif pada laju rupiah," pungkas dia.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.826 per USD atau melemah tajam 110 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.716 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.848 per USD. Posisi ini terdepresiasi 100 poin dibanding hari Senin (18/2/2014) di level Rp11.748 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
43 menit yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
7 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
9 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
10 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
11 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
11 jam yang lalu
Infografis
Hadiah Juara Piala Dunia...
Hadiah Juara Piala Dunia 2022, Capai Ratusan Miliar Rupiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved