Bayar biaya pencatatan, BEI buka suspensi PKPK

Rabu, 19 Februari 2014 - 10:51 WIB
Bayar biaya pencatatan,...
Bayar biaya pencatatan, BEI buka suspensi PKPK
A A A
Sindonews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Perdana Karya perkasa Tbk (PKPK).

Kepala Divisi Perdagangan Saham Andre P.J Toelle mengatakan, suspensi tersebut dibuka lantaran perseroan telah melakukan kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annnual listing fee/ALF).

"Dengan demikian, Bursa melakukan pembukaan penghentian sementara perdagangan efek PKPK di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEi, Rabu (19/2/2014).

Dengan demikian, sejak sesi I hari ini, efek PKPK sudah diperdagangkan di seluruh pasar. Pagi tadi, harga saham PKPK dibuka turun 1 poin dari penutupan sebelumnya menjadi Rp87 per lembar saham.

Sekedar mengingatkan, BEI pada Senin (17/2/2014) melakukan suspensi terhadap empat emiten karena belum melakukan pembayaran biaya pencatatan tahunan hingga batas waktu yang ditentukan. Adapun nilai tagihan PKPK sebesar Rp66 miliar.

Sementara tiga emiten lainnya, yakni PT Steady Safe Tbk (SAFE) dengan total tagihan Rp107,8 juta, PT Asia Natural Resources Tbk (ASIA) dengan total tagihan Rp110 juta dan PT Intikeramik Alam Sari Industri Tbk (IKAI) dengan total tagihan Rp110 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
44 menit yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
7 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
9 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
10 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
11 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
11 jam yang lalu
Infografis
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di UI, UGM, Unpad, dan Unair di SNBT 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved