Nilai ekspor perikanan RI ke Prancis naik signifikan
Jum'at, 21 Februari 2014 - 13:44 WIB
Nilai ekspor perikanan RI ke Prancis naik signifikan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sharif C Sutardjo mengatakan, nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke Prancis mengalami kenaikan signifikan.
Pada periode 2011-2012, nilai ekspor dari USD31.624.837 meningkat menjadi USD35.807.489. Kenaikan ini dikontribusikan oleh kenaikan nilai ekspor rumput laut dan hasil perikanan lainnya.
"Sampai November 2013, nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke Prancis telah menembus angka USD43.431.665 atau meningkat sebesar 33,5 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya," kata dia dalam rilisnya, Jumat (21/2/2014).
Dalam rangka mendorong investasi kelautan dan perikanan untuk mendukung blue economy (ekonomi biru), pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk menarik investor baru dan memfasilitasi mediasi, promosi dan pengurangan hambatan bagi investor.
Kebijakan ini pada dasarnya untuk memfasilitasi perusahaan dan investor mewujudkan investasi di sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, KKP telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Diantaranya untuk pemberian mediasi, fasilitasi, pemberian insentif dan promosi peluang investasi.
"Semua itu akan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang masih terbukanya peluang investasi di bidang kelautan dan perikanan di Indonesia," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mendukung peningkatan ekspor produk perikanan terus dilakukan.
Salah satu untuk menggenjot ekspor ke pasar Uni Eropa khususnya Perancis, KKP melalui Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) menandatangani kesepakatan dengan Indonesian French Chamber of Commerce and Industry (IFCCI)-Kadin Prancis di Jakarta, kemarin.
Pada periode 2011-2012, nilai ekspor dari USD31.624.837 meningkat menjadi USD35.807.489. Kenaikan ini dikontribusikan oleh kenaikan nilai ekspor rumput laut dan hasil perikanan lainnya.
"Sampai November 2013, nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke Prancis telah menembus angka USD43.431.665 atau meningkat sebesar 33,5 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya," kata dia dalam rilisnya, Jumat (21/2/2014).
Dalam rangka mendorong investasi kelautan dan perikanan untuk mendukung blue economy (ekonomi biru), pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk menarik investor baru dan memfasilitasi mediasi, promosi dan pengurangan hambatan bagi investor.
Kebijakan ini pada dasarnya untuk memfasilitasi perusahaan dan investor mewujudkan investasi di sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, KKP telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Diantaranya untuk pemberian mediasi, fasilitasi, pemberian insentif dan promosi peluang investasi.
"Semua itu akan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang masih terbukanya peluang investasi di bidang kelautan dan perikanan di Indonesia," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mendukung peningkatan ekspor produk perikanan terus dilakukan.
Salah satu untuk menggenjot ekspor ke pasar Uni Eropa khususnya Perancis, KKP melalui Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) menandatangani kesepakatan dengan Indonesian French Chamber of Commerce and Industry (IFCCI)-Kadin Prancis di Jakarta, kemarin.
(izz)
Lihat Juga :