IHSG pekan depan tetap waspadai downreversal
Sabtu, 22 Februari 2014 - 16:35 WIB
IHSG pekan depan tetap waspadai downreversal
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan diprediksi masih dalam tren menguat. Namun jika sentimen yang ada tidak mendukung, IHSG berpotensi melemah.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola menyerupai white marubozu mendekati upper bollinger bands.
"MACD masih uptrend dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih uptrend, namun mulai terbatas," kata dia, Sabtu (22/2/2014).
Dia memperkirakan, IHSG pekan depan akan berada pada rentang support 4.478-4.567 dan resisten 4.678-4.689. Menurut Reza, laju IHSG yang berhasil melampaui kisaran target resisten 4.521-4.530, sehingga memberikan kesan masih adanya potensi kenaikan.
Kendati demikian, mengingat posisinya yang sudah berada di area jenuh beli (overbought) dan mulai terkoreksinya laju bursa saham global maka dapat mengganggu potensi tersebut, sehingga tetap selalu mewaspadai adanya potensi downreversal bila ada.
"Laju IHSG pun bisa saja berbalik melemah bila sentimen-sentimen yang ada tidak terlalu mendukung," ujar dia.
Untuk pekan depan, sejumlah data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain RBA meeting minutes Australia; BoJ monetary policy minutes Jepang; house price index China; unemployment rate, consumer confidence, dan interest rate decision Korea Selatan.
Selain itu, IFO current assestment, business expectation, & business climate, GDP growth rate, consumer confidence Jerman; inflation rate, consumer & business confidence serta industrial sentiment zona Eropa.
Ada juga nationwide house price Inggris; business confidence Perancis; retail sales, & business confidence Italia; retail sales & GDP Spanyol; Dallas Fed manufacturing index, Redbook, house price index, CB consumer confidence, markit service PMI, new home sales, durable goods order, & initial jobless claims AS dan lainnya.
Adapun beberapa saham yang dapat diperhatikan, dia menyebut, LPPF, BHIT, ADRO, ACST, TLKM, LPCK, ELSA, AUTO, MNCN, INCO, PTPP, AKRA, CTRP, UNVR dan LSIP.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola menyerupai white marubozu mendekati upper bollinger bands.
"MACD masih uptrend dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih uptrend, namun mulai terbatas," kata dia, Sabtu (22/2/2014).
Dia memperkirakan, IHSG pekan depan akan berada pada rentang support 4.478-4.567 dan resisten 4.678-4.689. Menurut Reza, laju IHSG yang berhasil melampaui kisaran target resisten 4.521-4.530, sehingga memberikan kesan masih adanya potensi kenaikan.
Kendati demikian, mengingat posisinya yang sudah berada di area jenuh beli (overbought) dan mulai terkoreksinya laju bursa saham global maka dapat mengganggu potensi tersebut, sehingga tetap selalu mewaspadai adanya potensi downreversal bila ada.
"Laju IHSG pun bisa saja berbalik melemah bila sentimen-sentimen yang ada tidak terlalu mendukung," ujar dia.
Untuk pekan depan, sejumlah data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain RBA meeting minutes Australia; BoJ monetary policy minutes Jepang; house price index China; unemployment rate, consumer confidence, dan interest rate decision Korea Selatan.
Selain itu, IFO current assestment, business expectation, & business climate, GDP growth rate, consumer confidence Jerman; inflation rate, consumer & business confidence serta industrial sentiment zona Eropa.
Ada juga nationwide house price Inggris; business confidence Perancis; retail sales, & business confidence Italia; retail sales & GDP Spanyol; Dallas Fed manufacturing index, Redbook, house price index, CB consumer confidence, markit service PMI, new home sales, durable goods order, & initial jobless claims AS dan lainnya.
Adapun beberapa saham yang dapat diperhatikan, dia menyebut, LPPF, BHIT, ADRO, ACST, TLKM, LPCK, ELSA, AUTO, MNCN, INCO, PTPP, AKRA, CTRP, UNVR dan LSIP.
(rna)
Lihat Juga :