Target konsumsi BBM pembangkit terus ditekan
Minggu, 02 Maret 2014 - 19:00 WIB
Target konsumsi BBM pembangkit terus ditekan
A
A
A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tahun ini turun 6,4 juta kiloliter (kl) dibandingkan tahun lalu mencapai 7,4 juta kl.
Hal itu karena konsumsi gas untuk pembangkit pada tahun ini meningkat 5 persen menjadi 430,7 miliar british thermal unit per hari (bbtud) dibanding realisasi konsumsi 2013 sebesar 409,9 bbtud.
Kepala Devisi Gas dan BBM PLN Suryadi Mardjoeki mengatakan, target konsumsi gas akan tercapai dengan mengoptimalkan distribusi gas ke Kangean Energy dan PT Nusantara Regas. Adapaun dari Kangea sebesar 130 bbtud sedangkan untuk Nusantara Regas mencapai 300 bbtud.
“Sehingga kami sangat optimis untuk bisa mencapai target,” kata dia, saat Media Gathering, di Lembang Bandung, akhir pekan lalu.
Perseroan mendapat komitmen gas dari lapangan Terang Sirasus Batur, di Sampang, Madura yang dioperasikan oleh Kangean Energy Indonesia Ltd. Alokasi yang diterima PLN sebesar 130 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dari total produksi Kangean sebesar 300 mmscfd.
Menurut Suryadi, pasokan gas sebesar 130 mmscfd tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN di Gresik dan Grati, Jawa Timur. Kemduian untuk Nusantara Regas akan memasok gas setara 26 kargo gas alam cair (LNG) ke pembangkit listrik PLN.
“Ini naik dibanding tahun lalu hanya 24 kargo sedangkan alokasi gas LNG dari Nusantara Regas digunakan PLN untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLTGU Muara Karang dan Tanjung Priok,” terangnya.
Selain itu, PLN juga menargetkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air dalam rangka menekan konsumsi BBM pembangkit listriknya. Tidak hanya itu perseroan juga memanfaatkan bahan bakar nabati (BBN) sebanyak 1,7 juta kl pada tahun ini naik dibanding target tahun lalu 1,2 juta kl.
Hal itu karena konsumsi gas untuk pembangkit pada tahun ini meningkat 5 persen menjadi 430,7 miliar british thermal unit per hari (bbtud) dibanding realisasi konsumsi 2013 sebesar 409,9 bbtud.
Kepala Devisi Gas dan BBM PLN Suryadi Mardjoeki mengatakan, target konsumsi gas akan tercapai dengan mengoptimalkan distribusi gas ke Kangean Energy dan PT Nusantara Regas. Adapaun dari Kangea sebesar 130 bbtud sedangkan untuk Nusantara Regas mencapai 300 bbtud.
“Sehingga kami sangat optimis untuk bisa mencapai target,” kata dia, saat Media Gathering, di Lembang Bandung, akhir pekan lalu.
Perseroan mendapat komitmen gas dari lapangan Terang Sirasus Batur, di Sampang, Madura yang dioperasikan oleh Kangean Energy Indonesia Ltd. Alokasi yang diterima PLN sebesar 130 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dari total produksi Kangean sebesar 300 mmscfd.
Menurut Suryadi, pasokan gas sebesar 130 mmscfd tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN di Gresik dan Grati, Jawa Timur. Kemduian untuk Nusantara Regas akan memasok gas setara 26 kargo gas alam cair (LNG) ke pembangkit listrik PLN.
“Ini naik dibanding tahun lalu hanya 24 kargo sedangkan alokasi gas LNG dari Nusantara Regas digunakan PLN untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLTGU Muara Karang dan Tanjung Priok,” terangnya.
Selain itu, PLN juga menargetkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air dalam rangka menekan konsumsi BBM pembangkit listriknya. Tidak hanya itu perseroan juga memanfaatkan bahan bakar nabati (BBN) sebanyak 1,7 juta kl pada tahun ini naik dibanding target tahun lalu 1,2 juta kl.
(gpr)
Lihat Juga :