Aset perbankan Sulsel tercatat Rp89 triliun

Senin, 03 Maret 2014 - 10:00 WIB
Aset perbankan Sulsel...
Aset perbankan Sulsel tercatat Rp89 triliun
A A A
Sindonews.com - Kinerja perbankan umum pada awal tahun di Sulawesi Selatan (Sulsel) cukup menggembirakan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pada Januari 2014, jumlah aset tercatat mencapai Rp89,45 triliun.

Deputy Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah I Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Harymurthy Gunawan mengatakan, jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, aset perbankan di wilayah ini tumbuh 15,31 persen.

“Januari 2013, aset perbankan umum tercatat hanya Rp77,57 triliun. Pertumbuhan yang cukup signifikan,” katanya, akhir pekan lalu.

Menurutnya, bank pemerintah masih mendominasi aset perbankan dengan persentase 57,74 persen. Disusul bank swasta nasional 41,52 persen dan bank asing campuran dengan kontribusi 0,73 persen.

“Tapi kalau dilihat dari sisi pertumbuhan aset, bank swasta nasional tumbuh lebih tinggi sebesar 19,06 persen, kemudian bank pemerintah 12,9 persen, dan bank asing campuran 5,28 persen,” katanya.

Dia menambahkan, pertumbuhan aset juga seiring dengan upaya perbankan dalam menyerap dana dari masyarakat. Di Januari 2014, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan umum di Sulsel tercatat Rp58,74 triliun.

Meski pertumbuhan terbesar ada pada jenis deposito, lanjutnya, namun komposisi dana termasuk ideal karena masih didominasi oleh jenis dana murah yakni tabungan dan giro.

"Komposisi DPK didominasi Tabungan 57,81 persen atau Rp33,96 triliun, deposito 28,69 persen atau Rp 16,85 triliun dan giro 13,51 persen atau Rp 7,94 triliun," paparnya.

Direktur Pengawasan Bank OJK Regional VI Wilayah Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Ari Lajiji mengungkapkan, tahun politik tidak akan memberi pengaruh berarti bagi kinerja perbankan, selama keamanan wilayah mampu dijaga.

"Risiko dan likuiditas perbankan tahun ini juga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Toh sepanjang 2013, belum ada perbankan di Sulsel yang perlu mendapatkan pengawasan serius," kata Ari.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
28 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
36 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved