OCBC NISP targetkan bisnis wealth management tumbuh 30%

Senin, 03 Maret 2014 - 15:26 WIB
OCBC NISP targetkan...
OCBC NISP targetkan bisnis wealth management tumbuh 30%
A A A
Sindonews.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) optimistis pertumbuhan bisnis wealth management untuk nasabah premium dapat tumbuh 30 persen tahun ini. Perseroan akan memperkuat dengan meluncurkan berbagai produk baru untuk reksadana dan bancassurance.

Perseroan membutuhkan pertumbuhan 25 persen hingga 30 persen di setiap lini demi mencapai ambisi mencapai posisi 10 besar, dari peringkat 11 saat ini.

Senior Corporate Executive Consumer Banking NISP Ka Jit mengatakan, siap meluncurkan lima produk reksadana dan menggandeng manajemen investasi baru. Sedangkan untuk bancassurance ditargetkan akan ada enam produk baru untuk nasabah wealth management-nya.

"Kami akan memperkuat variasi produk wealth menagement sehingga lebih baik dalam melakukan cross selling produk. Tahun lalu ada lebih dari 18 ribu nasabah coba kami maksimalkan selain akuisisi nasabah dari luar," ujar Ka Jit saat ditemui di Jakarta akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, hal ini sangat penting mengingat persaingan memperebutkan likuditas sangat ketat tahun ini. Dalam kondisi suku bunga BI Rate yang masih tinggi, perbankan berlomba menawarkan bunga tinggi bagi nasabah individual yang memiliki dana Rp500 juta ke atas. Sehingga perseroan sudah menyiapkan berbagai strategi untuk bersaing dengan kapasitasnya di bank papan tengah.

"Menarik nasabah baru cukup sulit sehingga langkah kami ialah fokus meningkatkan nasabah kelas menengah. Kami ingin menjaga loyalitas nasabah yang ada sehingga tidak berpindah," ujarnya.

Perseroan membagi tiga level nasabah premiumnya yang memiliki dana Rp500 juta, Rp2 miliar, hingga di atas Rp5 miliar. Dari segi jumlah nasabah didominasi level Rp500 juta ke atas. Namun secara value dikuasai oleh Rp5 miliar ke atas sebesar 35 di Jakarta namun hanya 10 persen dari jumlah nasabahnya.

Segmen wealth management disebutnya menyumbang 60 persen porsi dana pihak ketiga (DPK) di bisnis konsumer. Sementara segmen konsumer menyumbang 31 persen dari total DPK perseroan. Di tahun lalu perseroan mencatatkan DPK tumbuh 13 persen, dari Rp60,76 triliun menjadi Rp68,937 triliun.

Saat ini perseroan mengandalkan produk obligasi dan reksa dana untuk menarik mayoritas nasabah premiumnya. Berbagai layanan ekslusif sebagai benefit juga tidak lupa untuk menjaga loyalitas yang disesuaikan dengan level nasabahnya.

Tahun ini perseroan menargetkan dapat menambah hingga 20 ribu nasabah premium baik dari dalam ataupun eksternal. Tahun lalu setidaknya terdapat empat ribu nasabah datang dari internal.

"Kami akan tambah nasabah baru dari luar, memperkuat cross selling, dan customer experience. Tahun ini kami siapkan layanan mobile untuk deposito dan reksdana sehingga akan lebih memudahkan. Ini sebagai bentuk customer experience," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hei Milenial, Nabung...
Hei Milenial, Nabung Mulai Rp20.000 Bisa Jadi Miliarder Saat Pensiun
Bank OCBC NISP Gelar...
Bank OCBC NISP Gelar RUPST
Bank OCBC NISP Bagi...
Bank OCBC NISP Bagi Dividen Tunai Rp72 per Saham
OCBC Luncurkan Hasil...
OCBC Luncurkan Hasil Riset Financial Fitness Index 2025
OCBC NISP Raih Laba...
OCBC NISP Raih Laba Rp791 Miliar di 2019
Bank OCBC NISP Catat...
Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp791 Miliar di Kuartal I
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
1 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
3 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
3 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved