IHSG berakhir terkoreksi ke 4.576,98
Selasa, 04 Maret 2014 - 12:09 WIB
IHSG berakhir terkoreksi ke 4.576,98
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan hari ini berakhir masih di zona merah. IHSG terkoreksi 7,23 poin atau 0,16 persen ke level 4.576,98.
IHSG pagi tadi dibuka turun 3,02 poin atau 0,07 persen ke level 4.581,19 dipicu anjloknya Wall Street pada perdagangan semalam akibat meningkatnya ketegangan politik antara Ukraina dan Rusia.
Pelemahan ini melanjutkan koreksi kemarin, di mana IHSG tergelincir 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Pelemahan sore itu dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara pelemahan hari ini seiring variatifnya bursa Asia hingga jeda siang. Indeks Hang Seng naik 132,97 poin atau 0,59 persen ke 22.633,64; Shanghai turun 16,56 poin atau 0,80 persen ke 2.058,68; Straits Times naik 8,03 poin atau 0,26 persen ke 3.095,50 dan Nikkei menguat 68,51 poin atau 0,47 persen ke 14.720,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,52 triliun dengan 2,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp95,91 miliar. Tercatat 134 saham naik, 132 saham melemah dan 73 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah konsumer yang turun 0,79 persen. Sedangkan yang menguat paling tinggi adalah tambang naik 1,25 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp40 ke level Rp4.640, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp55 ke level Rp4.505 dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) naik Rp35 ke level Rp3.640.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp100 ke level Rp47.250, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 ke level Rp4.435 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp50 ke level Rp6.950.
IHSG pagi tadi dibuka turun 3,02 poin atau 0,07 persen ke level 4.581,19 dipicu anjloknya Wall Street pada perdagangan semalam akibat meningkatnya ketegangan politik antara Ukraina dan Rusia.
Pelemahan ini melanjutkan koreksi kemarin, di mana IHSG tergelincir 36,01 poin atau 0,78 persen ke level 4.584,21. Pelemahan sore itu dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari tahun ini sebesar USD430,6 juta dan masih tercatatnya inflasi bulan lalu sebesar 0,26 persen.
Sementara pelemahan hari ini seiring variatifnya bursa Asia hingga jeda siang. Indeks Hang Seng naik 132,97 poin atau 0,59 persen ke 22.633,64; Shanghai turun 16,56 poin atau 0,80 persen ke 2.058,68; Straits Times naik 8,03 poin atau 0,26 persen ke 3.095,50 dan Nikkei menguat 68,51 poin atau 0,47 persen ke 14.720,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,52 triliun dengan 2,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp95,91 miliar. Tercatat 134 saham naik, 132 saham melemah dan 73 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah konsumer yang turun 0,79 persen. Sedangkan yang menguat paling tinggi adalah tambang naik 1,25 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT AKR Corporindo naik Rp40 ke level Rp4.640, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp55 ke level Rp4.505 dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) naik Rp35 ke level Rp3.640.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp100 ke level Rp47.250, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 ke level Rp4.435 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp50 ke level Rp6.950.
(rna)
Lihat Juga :