Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global

Jum'at, 17 Juli 2026 - 10:31 WIB
loading...
Antisipasi Risiko Sosial...
Perusahaan tambang perlu mewaspadai fenomena lifecycle paradox atau paradoks siklus hidup tambang yang kerap memicu konflik dengan masyarakat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Praktik pertambangan berkelanjutan dinilai tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga kemampuan perusahaan mengelola dampak sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Pakar Environmental, Social, and Governance (ESG) mengingatkan perusahaan tambang perlu mewaspadai fenomena lifecycle paradox atau paradoks siklus hidup tambang yang kerap memicu konflik dengan masyarakat.

"Ini fenomena umum yang hampir pasti terjadi," kata Sustainability Strategist sekaligus Pakar ESG Social Investment Indonesia (SII), Sonny Sukada dalam pernyataannya, dikutip pada Jumat (17/7/2026).

Hal itu diungkapkan terkait hubungan perusahaan tambang dengan masyarakat yang umumnya harmonis pada fase konstruksi, namun memburuk ketika memasuki tahap operasi. Sonny menjelaskan paradoks tersebut umumnya dipicu oleh dua faktor utama, yakni belum optimalnya pemetaan sosial sehingga perusahaan tidak memperoleh gambaran utuh mengenai kebutuhan dan manfaat yang diharapkan masyarakat, serta dinamika sosial politik di tingkat lokal yang kerap memunculkan berbagai kepentingan. Karena itu, perusahaan dinilai perlu membangun komitmen keberlanjutan yang nyata, bukan sekadar untuk kepentingan publikasi.

"Inilah pentingnya komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan. Bukan hanya dari publikasi, tapi harus benar-benar berkomitmen," ujar co-founder The Indonesia Society of Sustainability Professionals dan The Indonesia ESG Professional Association ini.

Baca Juga: Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih

Menurut Sonny, praktik keberlanjutan di sektor pertambangan saat ini mengacu pada sejumlah standar, baik nasional maupun internasional. Di Indonesia terdapat standar Mining and Metallurgy Society of Indonesia (MMSGI) dan panduan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterbitkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pada 2023. Sementara di tingkat global, perusahaan juga mengadopsi standar seperti ISO 14001 terkait sistem manajemen lingkungan dan kerangka keberlanjutan dari International Council on Mining and Metals (ICMM).


Ia menambahkan, salah satu standar yang dinilai paling ketat dalam industri pertambangan dunia adalah The Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA). Standar audit independen tersebut menilai berbagai aspek, mulai dari pengelolaan lingkungan, hak asasi manusia, keselamatan kerja, hubungan dengan masyarakat, hingga tata kelola perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Sixerhood Teguhkan Komitmen...
Sixerhood Teguhkan Komitmen Peningkatan Kontribusi Dampak Berkelanjutan
Rekomendasi
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved