Rupiah ditutup di level Rp11.597/USD
Selasa, 04 Maret 2014 - 16:31 WIB
Rupiah ditutup di level Rp11.597/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini terdepresiasi tipis di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil balik arah positif pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.597 per USD. Posisi ini terdepresiasi 5 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.592 per USD.
Masih berdasarkan Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.636 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.582 per USD dan terlemah di level Rp11.672 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.647 per USD atau melemah 51 poin dibanding penutupan Senin (3/3/2014) di level Rp11.596 per USD.
Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore hari ini pada level Rp11.592 per USD. Posisi ini menguat 4 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.596 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini juga berada di level Rp11.592 per USD, dengan kisaran harian Rp11.589-11.634 per USD. Posisi sore ini menguat 1 poin dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp11.593 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi kondisi konflik antara Ukraina dan Rusia dan kembali defisitnya neraca perdagangan Indonesia. "Sehingga hal ini mendorong tereskalasinya dolar sebagai safe haven currency pada hari ini," kata dia.
Sementara lelang surat utang negara (SUN) dengan target sebesar Rp10 triliun mampu menekan pelemahan rupiah lebih dalam. Adapun IHSG sore ini berhasil balik arah positif. IHSG menguat 17,08 poin atau 0,37 persen ke level 4.601,28.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,98 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp73,20 miliar. Tercatat 182 saham naik, 121 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.597 per USD. Posisi ini terdepresiasi 5 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.592 per USD.
Masih berdasarkan Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.636 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.582 per USD dan terlemah di level Rp11.672 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.647 per USD atau melemah 51 poin dibanding penutupan Senin (3/3/2014) di level Rp11.596 per USD.
Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore hari ini pada level Rp11.592 per USD. Posisi ini menguat 4 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.596 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini juga berada di level Rp11.592 per USD, dengan kisaran harian Rp11.589-11.634 per USD. Posisi sore ini menguat 1 poin dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp11.593 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi kondisi konflik antara Ukraina dan Rusia dan kembali defisitnya neraca perdagangan Indonesia. "Sehingga hal ini mendorong tereskalasinya dolar sebagai safe haven currency pada hari ini," kata dia.
Sementara lelang surat utang negara (SUN) dengan target sebesar Rp10 triliun mampu menekan pelemahan rupiah lebih dalam. Adapun IHSG sore ini berhasil balik arah positif. IHSG menguat 17,08 poin atau 0,37 persen ke level 4.601,28.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,98 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp73,20 miliar. Tercatat 182 saham naik, 121 saham melemah dan 89 saham stagnan.
(rna)