Sulsel dapat tambahan elpiji 3 kg jadi 53 juta tabung

Selasa, 04 Maret 2014 - 17:42 WIB
Sulsel dapat tambahan...
Sulsel dapat tambahan elpiji 3 kg jadi 53 juta tabung
A A A
Sindonews.com - Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat alokasi elpiji 3 kilogram (Kg) pada tahun ini menjadi 53.883.298 tabung atau naik dari kuota tahun lalu yang hanya 49.805.036 tabung.

"Terjadi peningkatan sekitar 5 persen tahun ini atau sebesar 53.883.298 tabung gas 3 kg. Ini sesuai hasil rapat bersama dengan Direktorat Jendral Minyak dan Gas Kementerian ESDM," kata Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral SulSel, Gunawan Palaguna, Selasa (4/3/2014).

Dia menjelaskan, adanya penambahan kuota dari Pemerintah Pusat sebab kebutuhan masyarakat di daerah ini terhadap elpiji 3 kg juga naik. Apalagi sejak konversi minyak tanah ke gas bergulir beberapa waktu lalu, respon masyarakat di wilayah ini sangat bagus. Saat ini pengguna elpiji 3 kg di Sulsel mencapai 1.756.808 KK.

Gunawan berharap, terjadinya penambahan kuota harus pula diimbangi dengan penataan pangkalan gas elpiji. Penekanan 3 kg sebagai subsidi pemerintah penting dilakukan mengingat akan ancaman adanya migrasi pengguna dari 12 kg ke 3 kg saat kenaikan harga gas pada tabung 12 kg mulai diberlakukan.

Sementara, Humas PT Pertamina Regional VII, Ibnu Adiwena mengaku pihaknya belum mengetahui soal penambahan kuota elpiji secara resmi dari instansi terkait.

"Saat ini kami bukan regulator tapi sebatas operator. Jika kuotanya naik, maka kami sebagai operator siap untuk melaksanakan keputusan pemerintah. Berapapun kami pasti suplai," ujarnya sembari menjelaskan jika secara normal konsumsi elpiji 3 kg di Sulsel per hari saat ini mencapai 200 Metriks Ton (MT).

Untuk itu, pihaknya juga akan menerapkan sistem distribusi tertutup terhadap konsumen yang akan membeli produk elpiji 3 Kg. Dengan sistem tersebut, penyaluran elpiji subsidi ini diyakini akan tepat sasaran.

Saat ini distribusi dengan sistem tertutup mulai dilaksanakan di kota Jakarta. Rencananya sistem ini akan dilakukan simultan ke seluruh daerah di Indonesia termasuk di Sulsel.

"Untuk mekanisme pasti dan jadwal pelaksanaan di Sulsel kami belum mendapat petunjuk teknis dari pusat. Jadi penyaluran gas elpiji subsidi ini lebih tepat sasaran, kuotanya tidak akan jebol karena banyak dibeli orang mampu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved