Bank Mandiri Makassar genjot DPK Rp25 T
Selasa, 04 Maret 2014 - 18:01 WIB
Bank Mandiri Makassar genjot DPK Rp25 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Kantor Wilayah (Kanwil) X Makassar terus berupaya meningkatkan raihan dana pihak ketiga (DPK) tahun ini, hingga Rp25,243 triliun.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, pertumbuhan DPK di wilayahnya cukup menggembirakan. Pada 2013, DPK yang berhasil dihimpun senilai Rp19,3 triliun atau meningkat Rp1,1 triliun dibanding pencapaian 2012 dengan Rp18,223 triliun.
"Kami optimis tahun ini DPK akan tumbuh 30,81 persen, di mana komposisi dana murah masih akan mendominasi sekitar 77 persen dari target Rp25 triliun," kata dia didampingi jajaran managemen Bank Mandiri Wilayah X, Selasa (4/3/2014).
Dia mengatakan, khusus untuk dana murah pada 2013 ini, mencapai Rp14,624 triliun, dengan dominasi tabungan senilai Rp12,278 triliun. Sementara giro sebesar Rp2,346 triliun.
"Untuk wilayah X yang membawahi delapan provinsi meliputi Pulau Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara, Sulsel memberi kontribusi terbesar hingga 46 persen atau senilai Rp6,102 triliun dengan rincian tabungan Rp5,181 triliun dan giro Rp922 miliar," terangnya.
Dia menuturkan, pertumbuhan DPK akan mencapai 12,17 persen di atas kredit perseroan yang diperkirakan tumbuh sebesar 18,64 persen atau senilai Rp18,687 triliun. Sementara, pengucuran kredit bank plat merah tersebut pada 2013 mencapai Rp15,864 triliun.
Business Development Manager Bank Mandiri Wilayah X Makassar Sugiamin mengatakan, dalam memaksimalkan serapan DPK, Bank Mandiri terus menggenjot kehadiran kantor cabang Mikro (KCM) untuk mendukung kantor cabang reguler yang sudah ada.
"Saat ini kantor cabang mikro di wilayah X sudah ada 155. Rencananya pada tahun ini kembali akan dilakukan beberapa penambahan lagi," ujarnya.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, pertumbuhan DPK di wilayahnya cukup menggembirakan. Pada 2013, DPK yang berhasil dihimpun senilai Rp19,3 triliun atau meningkat Rp1,1 triliun dibanding pencapaian 2012 dengan Rp18,223 triliun.
"Kami optimis tahun ini DPK akan tumbuh 30,81 persen, di mana komposisi dana murah masih akan mendominasi sekitar 77 persen dari target Rp25 triliun," kata dia didampingi jajaran managemen Bank Mandiri Wilayah X, Selasa (4/3/2014).
Dia mengatakan, khusus untuk dana murah pada 2013 ini, mencapai Rp14,624 triliun, dengan dominasi tabungan senilai Rp12,278 triliun. Sementara giro sebesar Rp2,346 triliun.
"Untuk wilayah X yang membawahi delapan provinsi meliputi Pulau Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara, Sulsel memberi kontribusi terbesar hingga 46 persen atau senilai Rp6,102 triliun dengan rincian tabungan Rp5,181 triliun dan giro Rp922 miliar," terangnya.
Dia menuturkan, pertumbuhan DPK akan mencapai 12,17 persen di atas kredit perseroan yang diperkirakan tumbuh sebesar 18,64 persen atau senilai Rp18,687 triliun. Sementara, pengucuran kredit bank plat merah tersebut pada 2013 mencapai Rp15,864 triliun.
Business Development Manager Bank Mandiri Wilayah X Makassar Sugiamin mengatakan, dalam memaksimalkan serapan DPK, Bank Mandiri terus menggenjot kehadiran kantor cabang Mikro (KCM) untuk mendukung kantor cabang reguler yang sudah ada.
"Saat ini kantor cabang mikro di wilayah X sudah ada 155. Rencananya pada tahun ini kembali akan dilakukan beberapa penambahan lagi," ujarnya.
(izz)
Lihat Juga :