Rupiah berakhir menguat di level Rp11.581/USD
Rabu, 05 Maret 2014 - 16:53 WIB
Rupiah berakhir menguat di level Rp11.581/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berhasil menguat di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.581 per USD. Posisi ini terapresiasi 16 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.597 per USD.
Masih berdasarkan Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.581 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.570 per USD, sedangkan terlemah di level Rp11.610 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.582 per USD, dengan kisaran harian Rp11.575-11.640 per USD. Posisi ini menguat 10 poin dibanding perdagangan kemarin di level Rp11.592 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.580 per USD atau menguat 67 poin dibanding penutupan Selasa (4/3/2014) di level Rp11.647 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore hari ini pada level Rp11.589 per USD. Posisi ini menguat 3 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.592 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi meredanya ketegangan antara Ukraina dan Rusia pasca komentar Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin melihat belum adanya kepetimgan mendesak untuk menempatkan tentaranya di Ukraina meningkatkan kembali risk appetite pelaku pasar global termasuk Indonesia.
"Hal ini turut berdampak positif terhadap pergerakn nilai rupiah hari ini," ujar dia.
IHSG sore ini berakhir naik 74,88 poin atau 1,26 persen ke level 4.659,17. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,39 triliun dengan 5,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp790,09 miliar. Tercatat 215 saham naik, 89 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.581 per USD. Posisi ini terapresiasi 16 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.597 per USD.
Masih berdasarkan Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.581 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.570 per USD, sedangkan terlemah di level Rp11.610 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.582 per USD, dengan kisaran harian Rp11.575-11.640 per USD. Posisi ini menguat 10 poin dibanding perdagangan kemarin di level Rp11.592 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.580 per USD atau menguat 67 poin dibanding penutupan Selasa (4/3/2014) di level Rp11.647 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan sore hari ini pada level Rp11.589 per USD. Posisi ini menguat 3 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.592 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi meredanya ketegangan antara Ukraina dan Rusia pasca komentar Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin melihat belum adanya kepetimgan mendesak untuk menempatkan tentaranya di Ukraina meningkatkan kembali risk appetite pelaku pasar global termasuk Indonesia.
"Hal ini turut berdampak positif terhadap pergerakn nilai rupiah hari ini," ujar dia.
IHSG sore ini berakhir naik 74,88 poin atau 1,26 persen ke level 4.659,17. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,39 triliun dengan 5,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp790,09 miliar. Tercatat 215 saham naik, 89 saham melemah dan 100 saham stagnan.
(rna)