Pfizer bangun pabrik produksi obat padat

Kamis, 06 Maret 2014 - 16:44 WIB
Pfizer bangun pabrik...
Pfizer bangun pabrik produksi obat padat
A A A
Sindonews.com - PT Pfizer Indonesia (Pfizer), salah satu perusahaan farmasi yang menghadirkan produk-produk berbasis riset, meresmikan perluasan gedung fasilitas pabrik untuk produksi obat padat pemakaian oral.

Perluasan ini dilakukan di pabrik PT Pfizer Indonesia – Pfizer Global Supply yang terletak di jalan raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Perluasan pabrik ini menelan investasi sebesar Rp40 miliar dan meningkatkan kapasitas produksi obat sebesar 76 persen.

Direktur Operasional, Pfizer Global Supply Indonesia Lukman Hidayat mengatakan, perluasan fasilitas pabrik ini secara siginifikan meningkatkan kapasitas produksi obat padat pemakaian oral sebanyak 76 persen dari sebelumnya 170 juta tablet menjadi 300 juta tablet per tahunnya.

"Dalam usia Pfizer yang beranjak 45 tahun, ini merupakan salah satu partisipasi kami bagi kesehatan masyarakat dan dalam industri farmasi Indonesia yang rata-rata bertumbuh 11 persen serta agar dapat turut mendukung implementasi jaminan kesehatan nasional melalui produk-produk yang sudah terkenal akan keampuhan kualitasnya dan lahir dari riset ilmiah," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (6/3/2014).

Pfizer melakukan penambahan bangunan ini desain bangunannya telah memenuhi persyaratan untuk CGMP atau current Good Manufacturing Practice, dengan lay out serta luas ruangan yang baik dan dilengkapi dengan perlatan terbaru untuk meningkatkan kondisi kerja, produktivitas dan efisiensi untuk memastikan kualitas terbaik dari produk yang kami hasilkan dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.

Luas Total tanah yang ditempati oleh pabrik Pfizer mencapai 3,9 hektar dan telah berdiri sejak tahun 1971. Perluasan pabrik ini telah memperoleh sertifikasi GMP dari BPOM pada bulan November 2013.

"Selanjutnya kami akan menyelesaikan berbagai validasi serta pengujian kelayakan stabilitas untuk produk-produk kunci selama beberapa waktu ke depan untuk memastikan semua telah siap," jelasnya.

Saat ini bisnis unit Pfizer Global Supply, mendistribusikan 80 persen produknya untuk pasar Indonesia dan 20 persen diekspor ke berbagai Negara Asia, seperti Korea Selatan, Hong Kong, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Singapura.

Produk-produk utama yang dihasilkan meliputi produk-produk untuk penanganan penyakit kardiovaskular, inflamasi, penyakit karena infeksi dan juga analgesic.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jualan Vaksin Covid-19...
Jualan Vaksin Covid-19 Jadi Pendapatan Terbesar Pfizer, Cuan Rp112 Triliun dalam 3 Bulan
Pfizer Tunda Pengajuan...
Pfizer Tunda Pengajuan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah Umur 5 Tahun, Ini Alasannya
Pengembangan Vaksin...
Pengembangan Vaksin RSV Pfizer Sudah Masuki Tahap Akhir
Selamat! Tim Ubaya Lolos...
Selamat! Tim Ubaya Lolos Tahap Awal Pfizer Biotech Fellowship 2021
Catat! Tempat-tempat...
Catat! Tempat-tempat di Jakarta Ini Sudah Sediakan Vaksin Pfizer Mulai Hari Ini
Vaksin Pfizer Aman Buat...
Vaksin Pfizer Aman Buat Anak Usia 6 Bulan sampai 5 Tahun? Ini Penjelasan IDI
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
58 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
2 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
4 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
8 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved