Harga minyak di perdagangan Asia naik
Jum'at, 07 Maret 2014 - 09:59 WIB
Harga minyak di perdagangan Asia naik
A
A
A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik menjelang laporan pekerjaan bulanan AS dan pedagang mengawasi krisis di semenanjung Krimea, Ukraina.
Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 19 sen menjadi USD101,75 pada pertengahan perdagangan Asia pagi ini. Sementara, minyak mentah Brent North Sea untuk April naik 18 sen menjadi USD108,28.
Investor mengharapkan laporan nonfarm payrolls AS untuk Februari yang jatuh tempo pada hari ini untuk mencerminkan angka klaim pengangguran yang kuat yang dirilis kemarin.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan, klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran jatuh ke level terendah tiga bulan 323.000 dalam pekan yang berakhir 1 Maret dari pembacaan revisi pekan sebelumnya di 349,000.
Sementara, para analis telah memperkirakan klaim turun menjadi 338.000. "Ini semua tentang payrolls hari ini. Ini akan menarik untuk melihat apakah itu hasil cuaca yang terkendali. Dan yang lebih penting, jika tingkat pengangguran turun menuju psikologis 6,5 persen," kata United Overseas Bank dalam sebuah komentar seperti dikutip dari AFP, Jumat (7/3/2014).
Analis mengatakan, meningkatnya ketegangan atas serangan Rusia ke Crimea, semenanjung Ukraina terus memberikan dukungan yang kuat terhadap harga minyak.
"Komplikasi yang timbul dari Eropa Timur yang cenderung memberikan dukungan yang baik untuk minyak mentah karena kekhawatiran terjadi gangguan," kata seorang analis investasi pada Philip Futures di Singapura, Tan Chee Tat.
Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 19 sen menjadi USD101,75 pada pertengahan perdagangan Asia pagi ini. Sementara, minyak mentah Brent North Sea untuk April naik 18 sen menjadi USD108,28.
Investor mengharapkan laporan nonfarm payrolls AS untuk Februari yang jatuh tempo pada hari ini untuk mencerminkan angka klaim pengangguran yang kuat yang dirilis kemarin.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan, klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran jatuh ke level terendah tiga bulan 323.000 dalam pekan yang berakhir 1 Maret dari pembacaan revisi pekan sebelumnya di 349,000.
Sementara, para analis telah memperkirakan klaim turun menjadi 338.000. "Ini semua tentang payrolls hari ini. Ini akan menarik untuk melihat apakah itu hasil cuaca yang terkendali. Dan yang lebih penting, jika tingkat pengangguran turun menuju psikologis 6,5 persen," kata United Overseas Bank dalam sebuah komentar seperti dikutip dari AFP, Jumat (7/3/2014).
Analis mengatakan, meningkatnya ketegangan atas serangan Rusia ke Crimea, semenanjung Ukraina terus memberikan dukungan yang kuat terhadap harga minyak.
"Komplikasi yang timbul dari Eropa Timur yang cenderung memberikan dukungan yang baik untuk minyak mentah karena kekhawatiran terjadi gangguan," kata seorang analis investasi pada Philip Futures di Singapura, Tan Chee Tat.
(izz)
Lihat Juga :