PNM dorong inovasi wirausaha UMK di Surabaya
Sabtu, 08 Maret 2014 - 11:34 WIB
PNM dorong inovasi wirausaha UMK di Surabaya
A
A
A
Sindonews.com - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus meningkatkan kompetensi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK), khususnya mengubah pola pikir UMK agar terus berinovasi dalam mengembangkan usahanya.
Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Nyoman Wijana menilai, pelaku UMK harus cerdik dalam melihat peluang dan mampu berinovasi mengikuti perubahan jaman. Semua itu diperlukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat di semua lini usaha.
"Sayangnya banyak wirausahawan UMK yang sering kali sudah merasa cukup dan tidak mau mengembangkan usahanya lebih maju lagi," ujarnya, Sabtu (8/3/2014).
Menyadari hal itu, PNM melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) secara regular memberikan pelatihan dan pembinaan guna meningkatkan sumber daya manusia di industri UMKM. Kali ini, pelatihan nasabah PNM digelar di Pasuruan, Jawa Timur bagi 100 nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), dengan menghadirkan tokoh pengusaha sukses Rini Indrawati sebagai pemateri.
Dalam kesempatan tersebut Rini membagi kiat menjadi pengusaha sukses. Menurut Nyoman, pelatihan ini berupaya membuka wawasan pelaku UMK di Pasuruan agar lebih tanggap dalam melihat peta persaingan serta tuntutan perubahan bisnis baik dari aspek produksi, distribusi, hingga pemasaran.
"Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para nasabah bisa lebih optimal dalam memanfaatkan jasa pembiayaan dari PNM dan sekaligus mampu meningkatkan kapasitas usahanya maupun membantu program pemerintah dalam pengembangan perekonomian masyarakat," jelas dia.
Direktur Bisnis Mikro II PNM, Carolina Dina Rusdiana menjelaskan, program pelatihan nasabah ini bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMKM.
Melalui keterpaduan jasa pembiayaan dan pembinaan ini diharapkan bisa memberikan solusi secara menyeluruh bagi pelaku UMKM dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.
"Pada akhirnya diharapkan akan semakin banyak jumlah pelaku UMKM dan makin tersebar. Sehingga bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru," tutur Carolina.
Dia mengatakan, aktivitas pemberdayaan UMK, yang mengombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas bisnis, menjadi pembeda PNM dibanding dengan lembaga keuangan lainnya.
Selama 2013, PNM telah melaksanakan 208 kali pelatihan yang diikuti oleh 9.662 pelaku UMKM atau jumlah peserta meningkat 258 persen dibandingkan dengan pencapaian 2012.
Pemimpin PNM Cabang Surabaya, Nyoman Wijana menilai, pelaku UMK harus cerdik dalam melihat peluang dan mampu berinovasi mengikuti perubahan jaman. Semua itu diperlukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat di semua lini usaha.
"Sayangnya banyak wirausahawan UMK yang sering kali sudah merasa cukup dan tidak mau mengembangkan usahanya lebih maju lagi," ujarnya, Sabtu (8/3/2014).
Menyadari hal itu, PNM melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) secara regular memberikan pelatihan dan pembinaan guna meningkatkan sumber daya manusia di industri UMKM. Kali ini, pelatihan nasabah PNM digelar di Pasuruan, Jawa Timur bagi 100 nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), dengan menghadirkan tokoh pengusaha sukses Rini Indrawati sebagai pemateri.
Dalam kesempatan tersebut Rini membagi kiat menjadi pengusaha sukses. Menurut Nyoman, pelatihan ini berupaya membuka wawasan pelaku UMK di Pasuruan agar lebih tanggap dalam melihat peta persaingan serta tuntutan perubahan bisnis baik dari aspek produksi, distribusi, hingga pemasaran.
"Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para nasabah bisa lebih optimal dalam memanfaatkan jasa pembiayaan dari PNM dan sekaligus mampu meningkatkan kapasitas usahanya maupun membantu program pemerintah dalam pengembangan perekonomian masyarakat," jelas dia.
Direktur Bisnis Mikro II PNM, Carolina Dina Rusdiana menjelaskan, program pelatihan nasabah ini bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMKM.
Melalui keterpaduan jasa pembiayaan dan pembinaan ini diharapkan bisa memberikan solusi secara menyeluruh bagi pelaku UMKM dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.
"Pada akhirnya diharapkan akan semakin banyak jumlah pelaku UMKM dan makin tersebar. Sehingga bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru," tutur Carolina.
Dia mengatakan, aktivitas pemberdayaan UMK, yang mengombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas bisnis, menjadi pembeda PNM dibanding dengan lembaga keuangan lainnya.
Selama 2013, PNM telah melaksanakan 208 kali pelatihan yang diikuti oleh 9.662 pelaku UMKM atau jumlah peserta meningkat 258 persen dibandingkan dengan pencapaian 2012.
(izz)
Lihat Juga :