Rupiah sore ini berakhir terapresiasi
Selasa, 11 Maret 2014 - 16:26 WIB
Rupiah sore ini berakhir terapresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi seiring keberhasilan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan posisinya di zona hijau sejak awal hingga akhir perdagangan.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini ditutup pada level Rp11.360 per USD. Posisi ini menguat 13 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.373 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.357 per USD, dengan kiasaran harian Rp11.349-11.410 per USD. Posisi ini lebih baik 17 poin dengan penutupan sebelumnya di level Rp11.374 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.384 per USD atau menguat 65 poin dibanding penutupan Senin (10/3/2014) di level Rp11.449 per USD.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada berakhir pada level Rp11.400 per USD. Posisi ini melemah 30 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.370 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.4410 per USD. Adapun, rupiah terkuat berada di level Rp11.346 per USD dan terlemah di level Rp11.411 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi positifnya gerak IHSG sejak awal hingga penutupan perdagangan.
Laju rupiah hari ini di tengah aksi ambil untung terimbas sentimen negatif defisitnya neraca perdagangan China pada Februari, yang berdampak pada permintaan dolar sebagai safe haven currency. Sementara lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target Rp1,5 triliun pada hari ini memberi dampak positif terhadap nilai tukar rupiah.
Adapun IHSG sore ini berakhir di zona hijau. Posisi ini balik arah positif (rebound) dibanding perdagangan sebelumnya, di mana IHSG berhasil naik 26,97 poin atau 0,58 persen ke level 4.704,21
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,74 triliun dengan 5,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp104,04 miliar. Tercatat 189 saham naik, 133 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini ditutup pada level Rp11.360 per USD. Posisi ini menguat 13 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.373 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.357 per USD, dengan kiasaran harian Rp11.349-11.410 per USD. Posisi ini lebih baik 17 poin dengan penutupan sebelumnya di level Rp11.374 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.384 per USD atau menguat 65 poin dibanding penutupan Senin (10/3/2014) di level Rp11.449 per USD.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada berakhir pada level Rp11.400 per USD. Posisi ini melemah 30 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.370 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.4410 per USD. Adapun, rupiah terkuat berada di level Rp11.346 per USD dan terlemah di level Rp11.411 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi positifnya gerak IHSG sejak awal hingga penutupan perdagangan.
Laju rupiah hari ini di tengah aksi ambil untung terimbas sentimen negatif defisitnya neraca perdagangan China pada Februari, yang berdampak pada permintaan dolar sebagai safe haven currency. Sementara lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target Rp1,5 triliun pada hari ini memberi dampak positif terhadap nilai tukar rupiah.
Adapun IHSG sore ini berakhir di zona hijau. Posisi ini balik arah positif (rebound) dibanding perdagangan sebelumnya, di mana IHSG berhasil naik 26,97 poin atau 0,58 persen ke level 4.704,21
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,74 triliun dengan 5,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp104,04 miliar. Tercatat 189 saham naik, 133 saham melemah dan 89 saham stagnan.
(rna)