Rupiah ditutup terbenam ke Rp11.472/USD
Rabu, 12 Maret 2014 - 17:02 WIB
Rupiah ditutup terbenam ke Rp11.472/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore hari ini terbenam seiring makin terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.427 per USD. Posisi ini terdepresiasi 27 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.400 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.425 per USD. Adapun, posisi rupiah terlemah di level Rp11.472 per USD dan terkuat di level Rp11.406 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini pada level Rp11.417 per USD. Posisi ini melemah 57 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.360 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berakhir di level Rp11.411 per USD, dengan kisaran harian Rp11.395-11.470 per USD. Posisi ini memburuk 54 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.357 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.432 per USD atau melemah 48 poin dibanding penutupan Selasa (11/3/2014) di level Rp11.384 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi terkoreksinya IHSG sejak awal perdagangan pagi tadi terimbas penutupan bursa Wall Street yang berakhir di zona merah.
"Ini seiring risk aversion terkait ekspektasi perlambatan ekonomi global pasca defisitnya neraca perdagangan China pada Februari, yang diperkirakan akan kembali mendorong tereskalasinya dolar terhadap rupiah," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini ditutup terkoreksi 19,83 poin atau 0,42 persen ke level 4.684,39. Pelemahan ini seiring dengan terkoreksinya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,94 triliun dengan 5,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp138,23 miliar. Tercatat 108 saham naik, 213 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.427 per USD. Posisi ini terdepresiasi 27 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.400 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.425 per USD. Adapun, posisi rupiah terlemah di level Rp11.472 per USD dan terkuat di level Rp11.406 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan hari ini pada level Rp11.417 per USD. Posisi ini melemah 57 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.360 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berakhir di level Rp11.411 per USD, dengan kisaran harian Rp11.395-11.470 per USD. Posisi ini memburuk 54 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.357 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.432 per USD atau melemah 48 poin dibanding penutupan Selasa (11/3/2014) di level Rp11.384 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi terkoreksinya IHSG sejak awal perdagangan pagi tadi terimbas penutupan bursa Wall Street yang berakhir di zona merah.
"Ini seiring risk aversion terkait ekspektasi perlambatan ekonomi global pasca defisitnya neraca perdagangan China pada Februari, yang diperkirakan akan kembali mendorong tereskalasinya dolar terhadap rupiah," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini ditutup terkoreksi 19,83 poin atau 0,42 persen ke level 4.684,39. Pelemahan ini seiring dengan terkoreksinya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,94 triliun dengan 5,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp138,23 miliar. Tercatat 108 saham naik, 213 saham melemah dan 89 saham stagnan.
(rna)