Bank Mandiri Makassar kucurkan kredit UMKM Rp3,34 T
Kamis, 13 Maret 2014 - 16:25 WIB
Bank Mandiri Makassar kucurkan kredit UMKM Rp3,34 T
A
A
A
Sindonews.com - Realisasi kucuran kredit di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) X Makassar terus meningkat.
Sepanjang 2013, bank plat merah ini telah mengucurkan kredit untuk UMKM sebesar Rp3,34 triliun dari total Rp15,865 triliun realisasi penyerapan kredit secara umum.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, dibanding tahun lalu, penyaluran kredit di sektor ini mengalami pertumbuhan signifikan. "Pada 2012 untuk tingkat wilayah x disalurkan sebesar Rp2,36 triliun atau meningkat sebesar Rp980 miliar," katanya, Kamis (13/3/2014).
Dari besaran itu, kata dia, Sulsel menyerap sebagian besar penyaluran yakni Rp1,241 triliun. Sisanya baru terbagi pada Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Purnomo menjelaskan, Bank Mandiri terus berkomitmen menggerakkan sektor riil dengan fokus pada penyaluran kredit UMKM. Sehingga penyaluran kredit yang disalurkan untuk porsi kredit UMKM sudah melebihi 20 persen atau yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).
Capaian ini tidak lepas dari dukungan jaringan yang tersebar di Sulsel yang terdiri 34 kantor cabang, 236 unit ATM, ribuan mesin EDC, serta cabang mikro yang tersebar di 15 kota.
Menurutnya, khusus Bank Mandiri kredit UMKM yang disalurkan mulai Rp3 juta hingga Rp500 juta dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) yang masih aman, yakni 2,28 persen untuk wilayah X, sementara untuk Sulsel 2,52 persen.
"Kami berharap dengan kemudahan akses perbankan, UMKM yang tadinya tidak bankable dapat terus berkembang dan meingkat hingga akhirnya menyerap bantuan komersil," pungkasnya.
Sepanjang 2013, bank plat merah ini telah mengucurkan kredit untuk UMKM sebesar Rp3,34 triliun dari total Rp15,865 triliun realisasi penyerapan kredit secara umum.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, dibanding tahun lalu, penyaluran kredit di sektor ini mengalami pertumbuhan signifikan. "Pada 2012 untuk tingkat wilayah x disalurkan sebesar Rp2,36 triliun atau meningkat sebesar Rp980 miliar," katanya, Kamis (13/3/2014).
Dari besaran itu, kata dia, Sulsel menyerap sebagian besar penyaluran yakni Rp1,241 triliun. Sisanya baru terbagi pada Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Purnomo menjelaskan, Bank Mandiri terus berkomitmen menggerakkan sektor riil dengan fokus pada penyaluran kredit UMKM. Sehingga penyaluran kredit yang disalurkan untuk porsi kredit UMKM sudah melebihi 20 persen atau yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).
Capaian ini tidak lepas dari dukungan jaringan yang tersebar di Sulsel yang terdiri 34 kantor cabang, 236 unit ATM, ribuan mesin EDC, serta cabang mikro yang tersebar di 15 kota.
Menurutnya, khusus Bank Mandiri kredit UMKM yang disalurkan mulai Rp3 juta hingga Rp500 juta dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) yang masih aman, yakni 2,28 persen untuk wilayah X, sementara untuk Sulsel 2,52 persen.
"Kami berharap dengan kemudahan akses perbankan, UMKM yang tadinya tidak bankable dapat terus berkembang dan meingkat hingga akhirnya menyerap bantuan komersil," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :