Bank harus inovatif agar tidak ditinggal nasabah

Kamis, 13 Maret 2014 - 18:23 WIB
Bank harus inovatif...
Bank harus inovatif agar tidak ditinggal nasabah
A A A
Sindonews.com - Ketua PT Ernst & Young (EY) Financial Service untuk Asia Tenggara, Nam Soon Liew mengungkapkan, bank harus berhati-hati dalam mempertahankan nasabah mereka. Menurutnya, bank harus lebih inovatif agar tidak ditinggal oleh nasabahnya.

"Walaupun nasabah saat ini menggunakan layanan perbankan untuk berbagai macam kebutuhan, memenuhi kebutuhan dasar perbankan seperti ATM, kantor cabang dan servis perbankan online merupakan hal yang fundamental dalam menjalin kerja sama dengan nasabah. Apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka nasabah akan pindah haluan," ucapnya seperti dalam rilis, Kamis (13/3/2014).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh EY, sebesar 55 persen orang Indonesia adalah pengguna ATM, dan sebesar 28 persen menggunakan online/internet banking untuk kebutuhannya. Oleh karena itu, penyediaan berbagai fasilitas kemudahan menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah.

"Nasabah bank mulai beralih kepada penyedia jasa keuangan lainnya atau non-bank, ini merupakan suatu ancaman yang tidak dapat diabaikan oleh bank tradisional yang beroperasi," ungkapnya.

Senada dengan Liew, Danil Setiadi Handaya, EY Partner Assurance Services, mengungkapkan bahwa bank-bank tradisional harus berinovasi agar tidak ditinggal nasabah. "Bank-bank kecil dapat melakukan merger dengan bank lain atau melalui suntikan dana," ujarnya.

Karena, walaupun ada peningkatan dalam indeks kepercayaan, nasabah tidak selalu menganggap suatu bank yang sudah berdiri dalam waktu tertentu mempunyai keunggulan terhadap bank baru atau perusahaan teknologi, biarpun dalam menyediakan jasa konsultan keuangan.

"Lebih dari 30 persen responden survei menjawab bahwa institusi perbankan alternatif dapat menyediakan jasa yang lebih baik dalam meningkatkan bisnis nasabah mereka, dan mencapai target finansial yang diinginkan nasabah," pungkas Liew.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved