TPKS targetkan 740 ribu Teus di 2017
Jum'at, 14 Maret 2014 - 18:30 WIB
TPKS targetkan 740 ribu Teus di 2017
A
A
A
Sindonews.com - Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada 2017 menargetkan bongkar buat hingga mencapai 740 ribu Teus.
General Manajer TPKS, Iwan Sabatini optimis target tersebut akan mampu tercapai. Terlebih dalam kurun waktu 10 tahun terakhir arus bongkar muat di TPKS terus mengalami kenaikan. Tercatat dalam waktu 10 tahun terjadi kenaikan sebesar 54,18 persen.
Menurutnya, kenaikan ini tidak lepas dari terus meningkatnya aktivitas ekspor dan impor yang terjadi di Jawa Tengah, khusunya yang melalui palabuhan Tanjung Emas Semarang.
"Pada 2013, lalu arus bongkar muat mencapai 498.600 Teus, atau naik 9,09 persen dibandingkan periode 2012 sebesar 457.055 Teus," ujarnya, Jumat (14/3/2014).
Untuk terus meningkatkan pelayanan, pihaknya terus berupaya memperbaiki kondisi TPKS agar arus bongkar muat dapat berjalan dengan lancar. "Yang sudah kita lakukan diantaranya adalah dengan menyiapkan perpanjangan dermaga menjadi 600 meter dan perluasan CY 5,3 ha serta dua unit container crane, 11 elektric RTG, 10 head dan chasis," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, curah hujan yang tinggi pada rentang Januari-Februari membuat arus bongkar menjadi sedikit terhambat dan dampaknya arus ekspor-impor menjadi tersendat. Karena, ribuan kontainer menumpuk. "Tercatat, pada Januari arus bongkar muat mencapai 48.150 Teus lebih tinggi dari Januari 2013 36.000 Teus," katanya.
Di sisi lain, untuk terus menggenjot peningkatan ekpor-impor melalui Pelabuhan Tanjung Emas TPKS kini juga tengah melakukn percobaan perpanjangan waktu layananan dokumen untuk loket ekspor maupun impor.
Manager Operasional TPKS, Edy Sulaksono mengatakan, rencananya perpanjang waktu layanan tersebut akan mulai diberlakukan awal April. "Saat ini masih kita coba, tiga hari dalam seminggu yaitu Rabu, Kamis dan Jumat. Pelayanan diperpanjang hingga tiga jam. Semula, pelayanan selama sembilan jam mulai pukul 08.00-17.00. Ditambah tiga jam hingga pukul 20.00.
Diharapkan dengan perpanjangan waktu ini kebutuhan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) akan terpenuhi dengan jam layanan yang lebih lama.
General Manajer TPKS, Iwan Sabatini optimis target tersebut akan mampu tercapai. Terlebih dalam kurun waktu 10 tahun terakhir arus bongkar muat di TPKS terus mengalami kenaikan. Tercatat dalam waktu 10 tahun terjadi kenaikan sebesar 54,18 persen.
Menurutnya, kenaikan ini tidak lepas dari terus meningkatnya aktivitas ekspor dan impor yang terjadi di Jawa Tengah, khusunya yang melalui palabuhan Tanjung Emas Semarang.
"Pada 2013, lalu arus bongkar muat mencapai 498.600 Teus, atau naik 9,09 persen dibandingkan periode 2012 sebesar 457.055 Teus," ujarnya, Jumat (14/3/2014).
Untuk terus meningkatkan pelayanan, pihaknya terus berupaya memperbaiki kondisi TPKS agar arus bongkar muat dapat berjalan dengan lancar. "Yang sudah kita lakukan diantaranya adalah dengan menyiapkan perpanjangan dermaga menjadi 600 meter dan perluasan CY 5,3 ha serta dua unit container crane, 11 elektric RTG, 10 head dan chasis," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, curah hujan yang tinggi pada rentang Januari-Februari membuat arus bongkar menjadi sedikit terhambat dan dampaknya arus ekspor-impor menjadi tersendat. Karena, ribuan kontainer menumpuk. "Tercatat, pada Januari arus bongkar muat mencapai 48.150 Teus lebih tinggi dari Januari 2013 36.000 Teus," katanya.
Di sisi lain, untuk terus menggenjot peningkatan ekpor-impor melalui Pelabuhan Tanjung Emas TPKS kini juga tengah melakukn percobaan perpanjangan waktu layananan dokumen untuk loket ekspor maupun impor.
Manager Operasional TPKS, Edy Sulaksono mengatakan, rencananya perpanjang waktu layanan tersebut akan mulai diberlakukan awal April. "Saat ini masih kita coba, tiga hari dalam seminggu yaitu Rabu, Kamis dan Jumat. Pelayanan diperpanjang hingga tiga jam. Semula, pelayanan selama sembilan jam mulai pukul 08.00-17.00. Ditambah tiga jam hingga pukul 20.00.
Diharapkan dengan perpanjangan waktu ini kebutuhan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) akan terpenuhi dengan jam layanan yang lebih lama.
(izz)
Lihat Juga :