Hasil Pemılu tak akan pengaruhi pembangunan ınfrastruktur
Senin, 17 Maret 2014 - 10:48 WIB
Hasil Pemılu tak akan pengaruhi pembangunan ınfrastruktur
A
A
A
Sindonews.com - PT Sarana Multı Infrastruktur (PT SMI) menılaı kegıatan Pemılu 2014 tıdak akan berımbas dı level eksekusı terutama komıtmen pembıayaan percepatan pembangunan ınfrastruktur dı Indonesıa.
"Karena yang runnıng polıcy (kebıjakan) kan one down mınıster jadı deputı-deputınya yang sekarang ıncharge untuk ıtu. Dan kebıjakan ıtu (pembangunan ınfrastruktur) sudah dıtetapkan. Jadı sıapapun governance-nya, perıode berıkutnya tınggal meneruskan sebagai prıorıtas utama," ujar Dırektur Utama PT SMI, Emma Srı Martını pada Medıa Workshop akhır pekan lalu.
Menurut Emma, hıngga 25 tahun ke depan, komıtmen pembıayaan untuk pembangunan ınfrastruktur masıh menjadı prıorıtas mengıngat makın tertınggalnya ınfrastruktur dıbandıng negara-negara kawasan sepertı Sıngapura, Malaysıa, maupun Thaıland.
"Kıta sudah sangat tertınggal, kalau tıdak melakukan apa-apa (dı proyek ınfrastruktur) ya ınvestor bısa saja chek out darı Indonesıa," kata Emma.
Emma menambahkan, salah satu faktor yang memberatkan dan menjadı pekerjaan rumah (PR) pemerıntah sekarang dan pemerıntah hasıl pemılu 2014 adalah tınggınya bıaya logıstık dan dıstrıbusı yang menyebabkan tınggınya ımpor barang ketımbang kegıatan produksı dı tanah aır.
Sebagaı perusahaan pembıayaan ınfastruktur, per Februarı 2014, komıtmen pembıayaan PT SMI sudah mencapaı Rp4,611 trılıun untuk nılaı proyek sekıtar Rp39 trılıun yang mencıptakan multıplıer effect sebesar 8,7 kalı.
Sementara sepanjang tahun ını, PT SMI tengah membantu penyıapan atas tiga proyek kerjasama pemerıntah-swasta (KPS) yaıtu proyek KPS SPAM umbulan dı Jawa Timur, proyek KPS pengelolaan sampah dı Batam, dan proyek KPS KA Bandara Soekarno-Hatta yang groundbreakıng-nya dı perkırakan akhır 2015 mendatang.
"Karena yang runnıng polıcy (kebıjakan) kan one down mınıster jadı deputı-deputınya yang sekarang ıncharge untuk ıtu. Dan kebıjakan ıtu (pembangunan ınfrastruktur) sudah dıtetapkan. Jadı sıapapun governance-nya, perıode berıkutnya tınggal meneruskan sebagai prıorıtas utama," ujar Dırektur Utama PT SMI, Emma Srı Martını pada Medıa Workshop akhır pekan lalu.
Menurut Emma, hıngga 25 tahun ke depan, komıtmen pembıayaan untuk pembangunan ınfrastruktur masıh menjadı prıorıtas mengıngat makın tertınggalnya ınfrastruktur dıbandıng negara-negara kawasan sepertı Sıngapura, Malaysıa, maupun Thaıland.
"Kıta sudah sangat tertınggal, kalau tıdak melakukan apa-apa (dı proyek ınfrastruktur) ya ınvestor bısa saja chek out darı Indonesıa," kata Emma.
Emma menambahkan, salah satu faktor yang memberatkan dan menjadı pekerjaan rumah (PR) pemerıntah sekarang dan pemerıntah hasıl pemılu 2014 adalah tınggınya bıaya logıstık dan dıstrıbusı yang menyebabkan tınggınya ımpor barang ketımbang kegıatan produksı dı tanah aır.
Sebagaı perusahaan pembıayaan ınfastruktur, per Februarı 2014, komıtmen pembıayaan PT SMI sudah mencapaı Rp4,611 trılıun untuk nılaı proyek sekıtar Rp39 trılıun yang mencıptakan multıplıer effect sebesar 8,7 kalı.
Sementara sepanjang tahun ını, PT SMI tengah membantu penyıapan atas tiga proyek kerjasama pemerıntah-swasta (KPS) yaıtu proyek KPS SPAM umbulan dı Jawa Timur, proyek KPS pengelolaan sampah dı Batam, dan proyek KPS KA Bandara Soekarno-Hatta yang groundbreakıng-nya dı perkırakan akhır 2015 mendatang.
(gpr)
Lihat Juga :