Diserang profit taking, IHSG terpeleset ke zona merah
Senin, 17 Maret 2014 - 16:06 WIB
Diserang profit taking, IHSG terpeleset ke zona merah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir terpeleset ke zona merah karena aksi ambil untung (profit taking). IHSG turun 2,46 poin atau 0,05 persen ke level 4.876,19.
Padahal, IHSG pagi tadi langsung dibuka naik tipis 4,89 poin atau 0,1 persen ke level 4.883,53 dan pada akhir sesi I perdagangan, IHSG semakin menguat ke level 4.889,08.
IHSG pada akhir pekan lalu berhasil melesat 152,476 poin atau 3,23 persen ke level 4.878,64. Pelemahan IHSG hari seiring variatifnya bursa Asia.
Sementara Straits Times naik 16,22 poin atau 0,53 persen ke 3.089,94, Shanghai naik 19,33 poin atau 0,96 persen ke 2.023,67, Hang Seng turun 65,54 poin atau 0,30 persen ke 21.473,95 dan Nikkei susut 49,99 poin atau 0,35 persen ke 14.277,67.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,17 triliun dengan 7,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp2,05 triliun. Aksi beli asing mencapai Rp5,69 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp3,64 triliun. Tercatat 171 saham naik, 158 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah properti yang melesat 2,87 persen, sedangkan yang melemah terbesar adalah konsumer yang turun 1,57 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp185 menjadi Rp935, PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp125 menjadi Rp7.900 25dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp105 menjadi Rp2.500.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp725 menjadi Rp48.275, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) susut Rp125 menjadi Rp30.200 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 menjadi Rp4.380.
Padahal, IHSG pagi tadi langsung dibuka naik tipis 4,89 poin atau 0,1 persen ke level 4.883,53 dan pada akhir sesi I perdagangan, IHSG semakin menguat ke level 4.889,08.
IHSG pada akhir pekan lalu berhasil melesat 152,476 poin atau 3,23 persen ke level 4.878,64. Pelemahan IHSG hari seiring variatifnya bursa Asia.
Sementara Straits Times naik 16,22 poin atau 0,53 persen ke 3.089,94, Shanghai naik 19,33 poin atau 0,96 persen ke 2.023,67, Hang Seng turun 65,54 poin atau 0,30 persen ke 21.473,95 dan Nikkei susut 49,99 poin atau 0,35 persen ke 14.277,67.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,17 triliun dengan 7,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp2,05 triliun. Aksi beli asing mencapai Rp5,69 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp3,64 triliun. Tercatat 171 saham naik, 158 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah properti yang melesat 2,87 persen, sedangkan yang melemah terbesar adalah konsumer yang turun 1,57 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp185 menjadi Rp935, PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp125 menjadi Rp7.900 25dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp105 menjadi Rp2.500.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp725 menjadi Rp48.275, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) susut Rp125 menjadi Rp30.200 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 menjadi Rp4.380.
(rna)
Lihat Juga :