Lima sektor ini bebani IHSG
Senin, 17 Maret 2014 - 17:00 WIB
Lima sektor ini bebani IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak lima sektor menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, sehingga menyebabkan IHSG terjungkal ke zona merah setelah pada akhir pekan lalu menguat 3,23 persen.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa lima sektor yang membebani IHSG hari ini, yakni konsumer anjlok 1,57 persen, keuangan merosot 1,01 persen, perkebunan melemah 0,32 persen, infrastruktur menurun 0,24 persen dan tambang susut 0,14 persen.
Sementara sektor yang menguat, yakni properti melonjak 2,87 persen, industri dasar terkerek 1,82 persen, aneka industri meningkat 1,31 persen, perdagangan positif 0,27 persen dan manufaktur bertambah 0,10 persen.
Adapun saham yang naik tajam, di antaranya PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) meroket 19,23 persen menjadi Rp16.000, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) menguat 9,09 persen menjadi Rp6.000 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meningkat 5,65 persen menjadi Rp5.050.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) melemah 5,41 persen menjadi Rp3.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tergerus 3,72 persen menjadi Rp29.725 dan PT Smart Tbk (SMAR) terperosok 3,45 persen menjadi Rp7.000.
IHSG sore ini ditutup terjungkal ke zona merah karena diserang aksi ambil untung (profit taking). IHSG turun tipis 2,46 poin atau 0,05 persen ke level 4.876,19. Tercatat 171 saham naik, 158 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,17 triliun dengan 7,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp2,05 triliun, di mana aksi beli asing mencapai Rp5,69 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp3,64 triliun.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa lima sektor yang membebani IHSG hari ini, yakni konsumer anjlok 1,57 persen, keuangan merosot 1,01 persen, perkebunan melemah 0,32 persen, infrastruktur menurun 0,24 persen dan tambang susut 0,14 persen.
Sementara sektor yang menguat, yakni properti melonjak 2,87 persen, industri dasar terkerek 1,82 persen, aneka industri meningkat 1,31 persen, perdagangan positif 0,27 persen dan manufaktur bertambah 0,10 persen.
Adapun saham yang naik tajam, di antaranya PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) meroket 19,23 persen menjadi Rp16.000, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) menguat 9,09 persen menjadi Rp6.000 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) meningkat 5,65 persen menjadi Rp5.050.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) melemah 5,41 persen menjadi Rp3.500, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tergerus 3,72 persen menjadi Rp29.725 dan PT Smart Tbk (SMAR) terperosok 3,45 persen menjadi Rp7.000.
IHSG sore ini ditutup terjungkal ke zona merah karena diserang aksi ambil untung (profit taking). IHSG turun tipis 2,46 poin atau 0,05 persen ke level 4.876,19. Tercatat 171 saham naik, 158 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11,17 triliun dengan 7,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp2,05 triliun, di mana aksi beli asing mencapai Rp5,69 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp3,64 triliun.
(rna)
Lihat Juga :