Pegadaian Sulawesi targetkan 5,1 juta nasabah
Selasa, 18 Maret 2014 - 12:41 WIB
Pegadaian Sulawesi targetkan 5,1 juta nasabah
A
A
A
Sindonews.com - PT Pegadaian Wilayah VI Sulawesi optimis mampu mencapai pertambahan target nasabah hingga 5,1 juta orang pada tahun ini.
Pemimpin kantor Wilayah VI PT Pegadaian, Nuril Islamiyah mengatakan, target tersebut meningkat sekitar 35 persen dari pencapai nasabah pada 2013 sebanyak 3,8 juta nasabah.
"Makanya kita punya banyak program. Misalnya dalam satu hari setiap gerai harus mendapatkan delapan nasabah dan 35 transaksi Multi Pembayaran Online (MPO). Makanya kita optimis tahun ini bisa capai target," ujarnya, Selasa (18/3/2014).
Selain itu, pihaknya akan merangkul komunitas untuk memperbesar market. Komunitas bisa datang dari kelompok mana saja. Baik kelompok UMKM ataupun majelis ta'lim.
Dia membeberkan, pada 2014 perseroan harus mengejar out standing loan (OSL) sekitar Rp3,6 miliar. Dan untuk laba bersih, harus diperoleh sekitar Rp530 miliar dari pencapaian Rp386 miliar pada 2013 atau naik 40 persen.
"Dengan langkah-langkah ini kami berharap mampu memperoleh total pendapatan Rp1,1 triliun untuk menekan biaya operasional hingga 50 persen," pungkasnya.
Pemimpin kantor Wilayah VI PT Pegadaian, Nuril Islamiyah mengatakan, target tersebut meningkat sekitar 35 persen dari pencapai nasabah pada 2013 sebanyak 3,8 juta nasabah.
"Makanya kita punya banyak program. Misalnya dalam satu hari setiap gerai harus mendapatkan delapan nasabah dan 35 transaksi Multi Pembayaran Online (MPO). Makanya kita optimis tahun ini bisa capai target," ujarnya, Selasa (18/3/2014).
Selain itu, pihaknya akan merangkul komunitas untuk memperbesar market. Komunitas bisa datang dari kelompok mana saja. Baik kelompok UMKM ataupun majelis ta'lim.
Dia membeberkan, pada 2014 perseroan harus mengejar out standing loan (OSL) sekitar Rp3,6 miliar. Dan untuk laba bersih, harus diperoleh sekitar Rp530 miliar dari pencapaian Rp386 miliar pada 2013 atau naik 40 persen.
"Dengan langkah-langkah ini kami berharap mampu memperoleh total pendapatan Rp1,1 triliun untuk menekan biaya operasional hingga 50 persen," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :