Dahlan enggan komentar soal pengangkatan Dirut Pelindo II
Selasa, 18 Maret 2014 - 13:08 WIB
Dahlan enggan komentar soal pengangkatan Dirut Pelindo II
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan enggan mengomentari terkait penolakan yang dilakukan Serikat Pekerja (SP) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II terhadap pengangkatan Richard Joost Lino (RJ Lino) sebagai Direktur Utama Pelindo II.
"Anda lebih tahu soal itu," ucapnya singkat saat ditemui usai menghadiri acara di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Diberitakan sebelumnya, SP PT Pelindo II menolak keputusan Menteri BUMN selaku kuasa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pelindo II yang mengangkat kembali RJ Lino sebagai Direktur Utama Pelindo II.
Pasalnya, SP menilai PT Pelindo II di bawah kekuasaan RJ Lino justru semakin terpuruk. Selain itu terdapat beberapa penyelewengan yang diduga dilakukan RJ Lino yang merugikan PT Pelindo II. Salah satunya penunjukan langsung kepada Guangxi Narishi Centuri dari China dalam pengadaan 10 unit mobile crane.
Ketua Umum SP Pelindo II, Kirnoto mengatakan, alasan penolakan tersebut mengingat kinerja PT Pelindo II di bawah kepemimpinan RJ Lino semakin terpuruk dan tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
"Banyak kontroversi yang tidak lepas dari penyelewengan-penyelewengan yang merugikan perusahaan. Sementara dalam pengangkatan kembali RJ Lino dalam Rapat pemegang saham, tidak ada pertanggungjawaban direksi atas laporan tahunan 2013," kata dia di Jakarta, kemarin.
"Anda lebih tahu soal itu," ucapnya singkat saat ditemui usai menghadiri acara di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Diberitakan sebelumnya, SP PT Pelindo II menolak keputusan Menteri BUMN selaku kuasa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pelindo II yang mengangkat kembali RJ Lino sebagai Direktur Utama Pelindo II.
Pasalnya, SP menilai PT Pelindo II di bawah kekuasaan RJ Lino justru semakin terpuruk. Selain itu terdapat beberapa penyelewengan yang diduga dilakukan RJ Lino yang merugikan PT Pelindo II. Salah satunya penunjukan langsung kepada Guangxi Narishi Centuri dari China dalam pengadaan 10 unit mobile crane.
Ketua Umum SP Pelindo II, Kirnoto mengatakan, alasan penolakan tersebut mengingat kinerja PT Pelindo II di bawah kepemimpinan RJ Lino semakin terpuruk dan tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
"Banyak kontroversi yang tidak lepas dari penyelewengan-penyelewengan yang merugikan perusahaan. Sementara dalam pengangkatan kembali RJ Lino dalam Rapat pemegang saham, tidak ada pertanggungjawaban direksi atas laporan tahunan 2013," kata dia di Jakarta, kemarin.
(izz)
Lihat Juga :