Harga rumah baru di China melambat
Selasa, 18 Maret 2014 - 13:58 WIB
Harga rumah baru di China melambat
A
A
A
Sindonews.com - Pertumbuhan harga rumah baru di China melambat pada Februari tahun ini, di tengah aturan kredit yang ketat untuk mengendalikan pinjaman yang berlebihan dan tindakan individu untuk mengekang harga properti.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (18/3/2014), Biro Statistik Nasional mengatakan, harga rumah di Beijing dan pusat bisnis selatan Shenzhen masing-masing naik 0,2 persen pada Februari dari bulan sebelumnya.
Hal tersebut sebagai laju paling lambat sejak Oktober 2012. Mereka menambahkan 0,4 persen di Shanghai, kenaikan terkecil sejak November 2012 dan naik 0,5 persen di Guangzhou. Harga naik di 57 dari 70 kota yang diteliti pemerintah, dibandingkan dengan 62 pada Januari.
"Secara keseluruhan, kami melihat sektor properti menjadi semakin risiko dan lebih nyata untuk pertumbuhan dan stabilitas keuangan tahun ini," kata Dariusz Kowalczyk, ekonom senior dan strategi di Credit Agricole CIB.
Sementara, Premier Le Keqiang menuturkan, pemerintah akan menghambat permintaan untuk perumahaan antara investor dan pasar. "Berbeda di kota yang berbeda," katanya.
Shanghai Index Bursa Efek Properti turun 0,5 persen pada siang ini, satu-satunya penurunan antara lima kelompok industri di Shanghai Composite Index yang naik 0,3 persen.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (18/3/2014), Biro Statistik Nasional mengatakan, harga rumah di Beijing dan pusat bisnis selatan Shenzhen masing-masing naik 0,2 persen pada Februari dari bulan sebelumnya.
Hal tersebut sebagai laju paling lambat sejak Oktober 2012. Mereka menambahkan 0,4 persen di Shanghai, kenaikan terkecil sejak November 2012 dan naik 0,5 persen di Guangzhou. Harga naik di 57 dari 70 kota yang diteliti pemerintah, dibandingkan dengan 62 pada Januari.
"Secara keseluruhan, kami melihat sektor properti menjadi semakin risiko dan lebih nyata untuk pertumbuhan dan stabilitas keuangan tahun ini," kata Dariusz Kowalczyk, ekonom senior dan strategi di Credit Agricole CIB.
Sementara, Premier Le Keqiang menuturkan, pemerintah akan menghambat permintaan untuk perumahaan antara investor dan pasar. "Berbeda di kota yang berbeda," katanya.
Shanghai Index Bursa Efek Properti turun 0,5 persen pada siang ini, satu-satunya penurunan antara lima kelompok industri di Shanghai Composite Index yang naik 0,3 persen.
(izz)
Lihat Juga :