235 saham melemah, IHSG merosot 1,45%
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:05 WIB
235 saham melemah, IHSG merosot 1,45%
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari kedua pekan ini berakhir melanjutkan koreksi hari kemarin, meski pagi tadi sempat menguat. IHSG merosot 70,58 poin atau 1,45 persen ke level 4.805,61.
IHSG pagi tadi dibuka langsung balik arah menguat didukung positifnya Wall Street dan bursa Asia. IHSG langsung naik 15,22 poin atau 0,31 persen ke level 4.891,41. Namun, IHSG pada akhir sesi I terseret ke zona hijau karena aksi ambil untung. IHSG anjlok 44,48 poin atau 0,91 persen ke level 4.831,71.
Pelemahan ini melanjutkan hari kemarin, yang berakhir minus 2,46 poin atau 0,05 persen ke level 4.876,19. Pelemahan kemarin seiring dengan variatifnya bursa Asia. Sedangkan bursa Asia sore ini mayoritas menghijau.
Indeks Straits Times turun 5,11 poin atau 0,17 persen ke 3.086,39, Shanghai naik 1,52 poin atau 0,08 persen ke 2.025,20, Hang Seng naik 109,83 poin atau 0,51 persen ke 21.583,78 dan Nikkei menguat 133,60 poin atau 0,94 persen ke 14.411,27.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,09 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp896,96 miliar. Aksi beli asing mencapai Rp3,87 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp2,98 miliar. Tercatat 88 saham naik, 235 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, anjlok 2,74 persen diikuti konsumer menurun 2,40 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp230 menjadi Rp1.165, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meningkat Rp275 menjadi Rp13.725 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat Rp10 menjadi Rp4.390.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp1.525 menjadi Rp28.675, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp90 menjadi Rp1.835 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp225 menjadi Rp7.700.
IHSG pagi tadi dibuka langsung balik arah menguat didukung positifnya Wall Street dan bursa Asia. IHSG langsung naik 15,22 poin atau 0,31 persen ke level 4.891,41. Namun, IHSG pada akhir sesi I terseret ke zona hijau karena aksi ambil untung. IHSG anjlok 44,48 poin atau 0,91 persen ke level 4.831,71.
Pelemahan ini melanjutkan hari kemarin, yang berakhir minus 2,46 poin atau 0,05 persen ke level 4.876,19. Pelemahan kemarin seiring dengan variatifnya bursa Asia. Sedangkan bursa Asia sore ini mayoritas menghijau.
Indeks Straits Times turun 5,11 poin atau 0,17 persen ke 3.086,39, Shanghai naik 1,52 poin atau 0,08 persen ke 2.025,20, Hang Seng naik 109,83 poin atau 0,51 persen ke 21.583,78 dan Nikkei menguat 133,60 poin atau 0,94 persen ke 14.411,27.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,09 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp896,96 miliar. Aksi beli asing mencapai Rp3,87 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp2,98 miliar. Tercatat 88 saham naik, 235 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri, anjlok 2,74 persen diikuti konsumer menurun 2,40 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp230 menjadi Rp1.165, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meningkat Rp275 menjadi Rp13.725 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat Rp10 menjadi Rp4.390.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp1.525 menjadi Rp28.675, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp90 menjadi Rp1.835 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp225 menjadi Rp7.700.
(rna)
Lihat Juga :