Dahlan: Tol atas laut Jakarta-Surabaya mendesak

Selasa, 18 Maret 2014 - 16:11 WIB
Dahlan: Tol atas laut...
Dahlan: Tol atas laut Jakarta-Surabaya mendesak
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menilai kebutuhan pembangunan tol di atas laut Jakarta-Surabaya sudah mendesak.

Karena, kata dia, tidak mungkin Indonesia terus menerus menggelontorkan ratusan miliar rupiah setiap tahun untuk Pantura yang tidak kunjung selesai.

"Kemudian yang mendesak menurut saya itu adalah tol di atas laut Jakarta-Surabaya. Tentu itu enggak mungkin saya bisa meyelesaikan. Karena masa jabatan saya akan berakhir," ungkap Dahlan ketika ditemui di kantornya, Selasa (18/3/2014).

Dia menuturkan, meskipun proyek tol di atas laut ini tidak akan selesai seiring berakhir masa jabatannya, namun studinya dijanjikan akan selesai sebelum masa jabatan sebagai Menteri BUMN berakhir.

"Masalah Pantura, jalan pintasnya yakni membangun tol di pinggir pantai Jakarta-Surabaya. Namun masa jabatan saya akan berakhir, tapi studinya sebelum saya mengakhiri tugas di BUMN itu sudah jadi," imbuhnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Masita mengungkapkan, pembangunan tol atas laut Jakarta-Surabaya justru akan menambah cost of logistics Indonesia. Pasalnya akan ada biaya lain yang harus dikeluarkan jika proyek tersebut benar terealisasi.

"Ya kita hitung saja, kalau misalnya bangun tol dari Jakarta Surabaya lewat Pantura, berapa biaya tol yang harus dikeluarkan dan kalau pakai tol, setiap truk yang lewat pakai bensin. Artinya ada lagi biaya subsidi yang keluar jika memang masih disubsidi, secara biaya lebi besar dibanding mereka pakai kereta api atau kapal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
12 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved