Rupiah berakhir melemah ke Rp11.328/USD
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:20 WIB
Rupiah berakhir melemah ke Rp11.328/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terdepresiasi seiring terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.328 per USD. Posisi ini terdepresiasi 36 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.292 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.282 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.272 per USD dan terlemah di level Rp11.335 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.282 per USD atau turun 10 poin dibanding penutupan Senin (17/3/2014) di level Rp11.272 per USD.
Sementara data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.333 per USD, dengan kisaran harian Rp11.281-11.340 per USD. Posisi ini menguat 22 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.355 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.338 per USD. Posisi sore ini membaik 20 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.358 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengarugi laju IHSG yang pagi tadi sempat menghijau, namun akhir bergerak melemah hingga akhir perdagangan. "Aksi ambil untung yang dilakukan investor di lantai bursa turut menahan penguatan nilai tukar rupiah," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir melanjutkan koreksi di zona merah, meski pada perdagangan pagi tadi sempat berada di jalur hijau. IHSG merosot 70,58 poin atau 1,45 persen ke level 4.805,61. Tercatat 88 saham naik, 235 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,09 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp896,96 miliar. Aksi beli asing mencapai Rp3,87 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp2,98 miliar.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.328 per USD. Posisi ini terdepresiasi 36 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.292 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.282 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.272 per USD dan terlemah di level Rp11.335 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.282 per USD atau turun 10 poin dibanding penutupan Senin (17/3/2014) di level Rp11.272 per USD.
Sementara data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.333 per USD, dengan kisaran harian Rp11.281-11.340 per USD. Posisi ini menguat 22 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.355 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.338 per USD. Posisi sore ini membaik 20 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.358 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengarugi laju IHSG yang pagi tadi sempat menghijau, namun akhir bergerak melemah hingga akhir perdagangan. "Aksi ambil untung yang dilakukan investor di lantai bursa turut menahan penguatan nilai tukar rupiah," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir melanjutkan koreksi di zona merah, meski pada perdagangan pagi tadi sempat berada di jalur hijau. IHSG merosot 70,58 poin atau 1,45 persen ke level 4.805,61. Tercatat 88 saham naik, 235 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,09 triliun dengan 5,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp896,96 miliar. Aksi beli asing mencapai Rp3,87 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp2,98 miliar.
(rna)