RI-Norwegia sepakat tingkatkan kerja sama migas

Rabu, 19 Maret 2014 - 10:45 WIB
RI-Norwegia sepakat...
RI-Norwegia sepakat tingkatkan kerja sama migas
A A A
Sindonews.com - Pertemuan The 7th Indonesia-Norway Energy Bilateral Consultations di Oslo, Norwegia, 17-18 Maret 2014, berlangsung konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama yang terjalin selama ini.

Dikutip dari situs Ditjen Migas, Rabu (19/3/2014), bertindak sebagai Ketua Delegasi RI adalah Dirjen Migas Kementerian ESDM A Edy Hermantoro, sementara delegasi Norwegia dipimpin oleh Director General Ministry of Petroleum and Energy (MPE) Norway, Odd Sverre Haraldsen. Hadir pula dalam acara ini, Duta Besar RI untuk Norwegia Yuwono Agus Putranto dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik.

Dalam pertemuan itu, selain membahas mengenai kebijakan energi di masing-masing negara, perkembangan bisnis migas, kelistrikan dan energi baru terbarukan, Indonesia dan Norwegia juga membahas proyek-proyek kerja sama yang sedang dilakukan serta proyek yang potensial untuk dikerjasamakan.

Proyek-proyek yang merupakan kerja sama Indonesia-Norwegia, antara lain proyek biogas, kerja sama dengan ITS dan ITB serta training PLN.

Pada akhir pertemuan, Edy Hermantoro menyampaikan apresiasinya kepada delegasi dan narasumber atas partisipasinya pada pertemuan bilateral itu. Edy Hermantoro juga menggarisbawahi mengenai gas flaring yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan pada pertemuan selanjutnya yang rencananya akan dilakukan di Indonesia pada 2016, akan dilakukan pembahasan mengenai perkembangan hal tersebut.

Pihak Indonesia juga meminta dukungan Norwegia, terutama terkait teknologi, mengenai pengembangan mini and small LNG plant yang dilakukan Indonesia. Dukungan juga diharapkan terhadap pengembangan energi baru terbarukan.

Sedangkan pihak Norwegia yang diwakili Odd Sverre Haraldsen, mengharapkan kerja sama kedua negara dapat ditingkatkan dan saling menguntungkan di masa depan.

Khusus mengenai kerja sama dengan Statoil, BUMN Norwegia tersebut menegaskan komitmennya akan tetap berinvestasi di Indonesia dan pada 2016 akan menyelesaikan pemboran sumur yang survei seismiknya telah rampung dilakukan.

Sejak 2007, Statoil telah menandatangani kontrak bagi hasil untuk menggarap sumber minyak di Blok Migas Kuma, Karama dan North Makassar Strait di Sulawesi Barat, Halmahera-Kofiau di Maluku Utara, West Papua IV di Papua, Halmahera II di Maluku Utara dan Aru di Maluku.

Di Blok Migas Karama dan Halmahera II, Statoil menggarap sepenuhnya di kedua blok tersebut, sementara selebihnya bermitra dengan perusahaan migas lainnya.

Namun untuk Blok Karama, Statoil Indonesia bersama Pertamina Hulu Energi memutuskan untuk mengembalikan seluruh wilayah kerja (WK) kepada pemerintah karena meski telah berupaya optimal, hasil evaluasi yang telah dilakukan mengindikasikan tidak ditemukannya cadangan hidrokarbon di WK tersebut. Seluruh biaya yang telah dikeluarkan menjadi tanggung jawab kontraktor.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
32 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved