Aksi beli asing bikin IHSG menguat ke 4.821
Rabu, 19 Maret 2014 - 16:05 WIB
Aksi beli asing bikin IHSG menguat ke 4.821
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini di zona hijau. IHSG naik 15,85 poin atau 0,33 persen ke level 4.821,46.
IHSG pagi tadi dibuka langsung menguat 20,79 poin atau 0,43 persen ke level 4.826,40 didukung reli Wall Street pada penutupan dini hari tadi. Pada akhir sesi I perdagangan, IHSG berakhir di level 4.818,98.
Sementara IHSG kemarin melanjutkan koreksi dan tergerus 70,58 poin atau 1,45 persen ke level 4.805,61 karena diserang aksi ambil untung. Pelemahan kemarin di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia.
Sore ini, bursa Asia mayoritas memerah. Indeks Straits Times turun 14,67 poin atau 0,48 persen ke 3.079,17, Shanghai turun 3,47 poin atau 0,17 persen ke 2.021,73, Hang Seng melemah 14,81 poin atau 0,07 persen ke 21.568,69, sedangkan Nikkei menguat 51,25 poin atau 0,35 persen ke 14.462,52.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,97 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,18 triliun. Tercatat 197 saham naik, 112 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berakhir menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah aneka industri, naik 1,73 persen. Sedangkan yang melemah terdalam sektor industri dasar, yang turun 0,49 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp290 menjadi Rp1.455, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melonjak Rp925 menjadi Rp29.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) meningkat Rp450 menjadi Rp47.625 dan PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp175 menjadi Rp7.875.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp150 menjadi Rp4.875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp625 menjadi Rp46.550 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah Rp25 menjadi Rp7.475.
IHSG pagi tadi dibuka langsung menguat 20,79 poin atau 0,43 persen ke level 4.826,40 didukung reli Wall Street pada penutupan dini hari tadi. Pada akhir sesi I perdagangan, IHSG berakhir di level 4.818,98.
Sementara IHSG kemarin melanjutkan koreksi dan tergerus 70,58 poin atau 1,45 persen ke level 4.805,61 karena diserang aksi ambil untung. Pelemahan kemarin di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia.
Sore ini, bursa Asia mayoritas memerah. Indeks Straits Times turun 14,67 poin atau 0,48 persen ke 3.079,17, Shanghai turun 3,47 poin atau 0,17 persen ke 2.021,73, Hang Seng melemah 14,81 poin atau 0,07 persen ke 21.568,69, sedangkan Nikkei menguat 51,25 poin atau 0,35 persen ke 14.462,52.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,97 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,18 triliun. Tercatat 197 saham naik, 112 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berakhir menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah aneka industri, naik 1,73 persen. Sedangkan yang melemah terdalam sektor industri dasar, yang turun 0,49 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp290 menjadi Rp1.455, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melonjak Rp925 menjadi Rp29.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) meningkat Rp450 menjadi Rp47.625 dan PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp175 menjadi Rp7.875.
Sementara saham yang anjlok signifikan, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp150 menjadi Rp4.875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp625 menjadi Rp46.550 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah Rp25 menjadi Rp7.475.
(rna)
Lihat Juga :