Rupiah berakhir di level Rp11.315/USD
Rabu, 19 Maret 2014 - 16:25 WIB
Rupiah berakhir di level Rp11.315/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini terapresiasi seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.315 per USD. Posisi ini terapresiasi 13 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.328 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.310 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.297 per USD dan terlemah di level Rp11.347 per USD.
Sementara data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.347 per USD, dengan kisaran harian Rp11.315-11.360 per USD. Posisi sore ini melemah 14 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.333 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.343 per USD. Posisi ini melemah 5 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.328 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.313 per USD atau melemah 31 poin dibanding penutupan Selasa (18/3/2014) di level Rp11.282 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, IHSG yang bergerak positif terimbas positifnya Wall Street pada penutupan dini hari tadi mencerminkan mulai naiknya risk appetite dari pelaku pasar, di mana selama dua hari kemarin cenderung menurun dipicu aksi ambil untung.
"Fokus perhatian pelaku pasar tertuju pada pertemuan the Fed (FOMC meeting) nanti malam, di mana sentimen terhadap USD akan cenderung melemah dan mendorong apresiasi rupiah," kata dia.
IHSG sore ini berhasil ditutup positif. IHSG naik 15,85 poin atau 0,33 persen ke level 4.821,46 didukung aksi beli asing yang mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,97 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,18 triliun. Tercatat 197 saham naik, 112 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.315 per USD. Posisi ini terapresiasi 13 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.328 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.310 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.297 per USD dan terlemah di level Rp11.347 per USD.
Sementara data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.347 per USD, dengan kisaran harian Rp11.315-11.360 per USD. Posisi sore ini melemah 14 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.333 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.343 per USD. Posisi ini melemah 5 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.328 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.313 per USD atau melemah 31 poin dibanding penutupan Selasa (18/3/2014) di level Rp11.282 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, IHSG yang bergerak positif terimbas positifnya Wall Street pada penutupan dini hari tadi mencerminkan mulai naiknya risk appetite dari pelaku pasar, di mana selama dua hari kemarin cenderung menurun dipicu aksi ambil untung.
"Fokus perhatian pelaku pasar tertuju pada pertemuan the Fed (FOMC meeting) nanti malam, di mana sentimen terhadap USD akan cenderung melemah dan mendorong apresiasi rupiah," kata dia.
IHSG sore ini berhasil ditutup positif. IHSG naik 15,85 poin atau 0,33 persen ke level 4.821,46 didukung aksi beli asing yang mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,97 triliun dengan 5,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,18 triliun. Tercatat 197 saham naik, 112 saham melemah dan 97 saham stagnan.
(rna)