Bank Muamalat targetkan transaksi elektronik Rp50 M
Rabu, 19 Maret 2014 - 17:25 WIB
Bank Muamalat targetkan transaksi elektronik Rp50 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Muamalat menargetkan fee based transaksi e-hannel dapat meningkat dua kali lipat menjadi Rp50 miliar tahun ini.
Direktur Retail Banking Bank Muamalat, Adrian A Gunadi mengatakan, kontributor utama perolehan fee transaksi berasal dari transaksi pada automated teller machine (ATM).
Sementara, Direktur Keuangan & Operasional Bank Muamalat, Hendiarto menuturkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan total DPK tumbuh 15 persen dari Rp41 triliun menjadi sekitar Rp48 triliun.
Dia mengatakan, untuk mencapai target itu pihaknya terus melakukan upaya peningkatan nasabah tabungan baik dari nasabah eksisting maupun nasabah baru. Gagasan penyelenggaraan program MBR memberikan kontribusi bagi pertumbuhan DPK ritel, khususnya produk tabungan.
Di samping program MBR, Bank Muamalat turut memperluas aksesibilitas nasabah tabungan untuk semakin mendongkrak penghimpunan DPK ritel melalui kerja sama dengan PT POS Indonesia.
"Sehingga nasabah dapat memanfaatkan 3.645 jaringan kantor pos untuk mengakses jasa perbankan berupa setor tunai dan pembayaran tagihan tanpa dikenakan biaya," terangnya di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Nasabah dapat juga bertransaksi melalui 130 ribu merchant debit BCA untuk kemudahan berbelanja dengan menggunakan Kartu ATM Muamalat. Selain bekerja sama dengan pihak eksternal guna perluasan aksesibilitas, Bank Muamalat turut meningkatkan jumlah mesin ATM di seluruh Indonesia.
Direktur Retail Banking Bank Muamalat, Adrian A Gunadi mengatakan, kontributor utama perolehan fee transaksi berasal dari transaksi pada automated teller machine (ATM).
Sementara, Direktur Keuangan & Operasional Bank Muamalat, Hendiarto menuturkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan total DPK tumbuh 15 persen dari Rp41 triliun menjadi sekitar Rp48 triliun.
Dia mengatakan, untuk mencapai target itu pihaknya terus melakukan upaya peningkatan nasabah tabungan baik dari nasabah eksisting maupun nasabah baru. Gagasan penyelenggaraan program MBR memberikan kontribusi bagi pertumbuhan DPK ritel, khususnya produk tabungan.
Di samping program MBR, Bank Muamalat turut memperluas aksesibilitas nasabah tabungan untuk semakin mendongkrak penghimpunan DPK ritel melalui kerja sama dengan PT POS Indonesia.
"Sehingga nasabah dapat memanfaatkan 3.645 jaringan kantor pos untuk mengakses jasa perbankan berupa setor tunai dan pembayaran tagihan tanpa dikenakan biaya," terangnya di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Nasabah dapat juga bertransaksi melalui 130 ribu merchant debit BCA untuk kemudahan berbelanja dengan menggunakan Kartu ATM Muamalat. Selain bekerja sama dengan pihak eksternal guna perluasan aksesibilitas, Bank Muamalat turut meningkatkan jumlah mesin ATM di seluruh Indonesia.
(izz)
Lihat Juga :