Rupiah melorot 131 poin dekati Rp11.450/USD
Kamis, 20 Maret 2014 - 16:34 WIB
Rupiah melorot 131 poin dekati Rp11.450/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini terkapar mendekati Rp11.450 per USD seiring anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.446 per USD. Posisi ini terdepresiasi mencapai 131 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.315 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.403 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.389 per USD dan terlemah di level Rp11.452 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.446 per USD, dengan kisaran harian Rp11.313-11.460 per USD. Posisi ini melemah 99 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.347 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.446 per USD. Posisi sore ini memburuk 103 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.343 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.407 per USD atau melemah 94 poin dibanding penutupan Rabu (19/3/2014) di level Rp11.313 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi hasil pertemuan the Fed, di mana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) tersebut kembali melakukan pemangkasan stimulus sebesar USD10 miliar menjadi USD55 miliar per bulan, yang efektif pada awal April 2014.
"Tetapi yang mengejutkan justru komentar Gubernur the Fed Janet Yellen yang melihat potensi kenaikan suku bunga acuan dalam waktu enam bulan ke depan turut menaikkan risk aversion global yang berdampak pada meningkatnya permintaan dolar sebagai safe haven currency terhadap rupiah," kata dia.
Sementara IHSG hari ini berakhir meninggalkan level 4.700. IHSG terjungkal 122,48 poin atau 2,54 persen ke level 4.698,97. Pelemahan ini seiring terkoreksinya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,02 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp556,32 miliar. Tercatat 67 saham naik, 274 saham melemah dan 65 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.446 per USD. Posisi ini terdepresiasi mencapai 131 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.315 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.403 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.389 per USD dan terlemah di level Rp11.452 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.446 per USD, dengan kisaran harian Rp11.313-11.460 per USD. Posisi ini melemah 99 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.347 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.446 per USD. Posisi sore ini memburuk 103 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.343 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.407 per USD atau melemah 94 poin dibanding penutupan Rabu (19/3/2014) di level Rp11.313 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi hasil pertemuan the Fed, di mana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) tersebut kembali melakukan pemangkasan stimulus sebesar USD10 miliar menjadi USD55 miliar per bulan, yang efektif pada awal April 2014.
"Tetapi yang mengejutkan justru komentar Gubernur the Fed Janet Yellen yang melihat potensi kenaikan suku bunga acuan dalam waktu enam bulan ke depan turut menaikkan risk aversion global yang berdampak pada meningkatnya permintaan dolar sebagai safe haven currency terhadap rupiah," kata dia.
Sementara IHSG hari ini berakhir meninggalkan level 4.700. IHSG terjungkal 122,48 poin atau 2,54 persen ke level 4.698,97. Pelemahan ini seiring terkoreksinya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,02 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp556,32 miliar. Tercatat 67 saham naik, 274 saham melemah dan 65 saham stagnan.
(rna)