Sinar Mas gelar pengobatan gratis di Riau

Kamis, 20 Maret 2014 - 18:04 WIB
Sinar Mas gelar pengobatan...
Sinar Mas gelar pengobatan gratis di Riau
A A A
Sindonews.com - Asia Pulp and Paper (APP), Sinar Mas Forestry (SMF) dan Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru yang merupakan pilar bisnis dari Sinar Mas Group menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis akibat gangguan kabut asap di Riau.

"Kami turut merasakan kesulitan yang dialami warga Riau akibat musibah asap ini. Karenanya pada hari ini dan beberapa hari ke depan kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis," ujar Direktur APP, Suhendra Wiriadinata dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Program yang dinamakan Sinar Mas Group Peduli Kabut Asap Riau ini ditangani oleh tim medis dari RS Eka Hospital. Turut terlibat pula dalam program ini Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Daerah Riau, dan Satuan Tugas Penanggulangan Kabut Asap.

Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik pada 20-26 Maret. Adapun lokasi pengobatan gratis di Rumah Pintar Perawang dan Desa Sungai Limau di Kabupaten Siak, Desa Api-api Kabupaten Bengkalis, dan Desa Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.

Di masing-masing titik akan dibangun pos pelayanan untuk melayani sekitar 1.400 calon pasien, atau sekitar 5.600 pasien di semua titik. Di tiap titik akan ditempatkan dua dokter dan dua perawat serta petugas farmasi. Pemilihan lokasi ini merujuk pada tingginya angka penderita ISPA tersebut.

APP dan SMF juga aktif menyebarkan masker gratis di berbagai tempat di Riau. Dalam kurun waktu sebulan dari Februari 2014, puluhan ribu masker telah diberikan untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari asap kebakaran hutan.

"Kami berharap pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami di Riau," ujar Suhendra.

Seperti diketahui, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau tahun ini paling buruk sejak tiga tahun terakhir. Akibat lingkungan yang berasap, kemampuan kerja paru-paru berkurang dan menyebabkan kesulitan bernapas.

Kemampuan paru-paru untuk menangkal infeksi juga menurun hingga penyakit mudah hinggap. Lebih jauh asap akan memperburuk penyakit yang ada seperti asma, bronchitis, penyakit paru-paru obstruktif, kronik dan penyakit jantung kronik.

Hal lain yang dipicu dari kepungan asap adalah iritasi mata, hidung, tenggorokan, memacu reaksi alergi, dan tentu saja ISPA. Menurut situs Badan Nasional Penanggulan Bencana yang mengutip data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, penderita ISPA meningkat pesat dari 18.893 orang pada 26 Februari menjadi 43.463 orang pada 12 Maret.

Daerah yang paling banyak menderita ISPA di antaranya adalah Kabupaten Siak, Bengkalis dan Pelalawan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi Bisnis, Sinarmas...
Sinergi Bisnis, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas Gulirkan Turnaround Project
Sinarmas MSIG Life Beri...
Sinarmas MSIG Life Beri Perlindungan Santunan Khusus Corona
Ceo Bibit Mengundurkan...
Ceo Bibit Mengundurkan Diri dan Minta Maaf kepada Sinarmas
Dukung Gaya Hidup Masa...
Dukung Gaya Hidup Masa Kini, Sinarmas MSIG Life Rilis Asuransi Tambahan SMEX
Sinarmas MSIG Life Mengangkat...
Sinarmas MSIG Life Mengangkat Wianto Chen Jadi Presiden Direktur
Bank Sinarmas Perkuat...
Bank Sinarmas Perkuat Sistem Digital
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved