Lembaga riset asal Jerman ekspansi ke Indonesia
Kamis, 20 Maret 2014 - 18:07 WIB
Lembaga riset asal Jerman ekspansi ke Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Bisnis riset pasar atau market research di Indonesia dipandang masih sangat menjanjikan di tengah menggeliatnya industri jasa keuangan tanah air yang terefleksi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Buktinya, Gesellschaft für Konsumforschung (GfK) yang merupakan lembaga Riset Global asal Jerman sampai harus membentangkan sayapnya ke Indonesia untuk mencermati pertumbuhan ekonomi negara yang didaulat sebagai salah satu calon kekuatan ekonomi dunia.
Langkah GfK tersebut direalisasikan dengan mengakuisisi perusahaan riset domestik yang berfokus pada pasar ritel khususnya Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang ada di Indonesia, PT Primera Indonesia.
"Langkah ini untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bisnis GfK di Indonesia," ujar CEO of GfK Internasional Matthias Hartmann di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Dijelaskannya, besarnya potensi bisnis ini menarik minat GfK, yang ingin memperkuat bisnisnya di Indonesia. Karena itu, GfK menggelontorkan investasinya di sektor data dan digital untuk memperkuat bisnisnya. Diakui Matthias, langkah ini juga menjadi upaya GfK untuk memperkuat posisinya di wilayah Asia Tenggara.
“Kami melihat bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, kami siap berinvestasi di sektor data dan digital untuk memperkuat bisnis. Kami berharap dengan akusisi ini, GfK dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bisnisnya di Indonesia,” jelas Matthias.
Primera Indonesia bakal bergabung dalam bisnis Tracking Ritel dan Media yang sudah ada di GfK. Perusahaan ini juga akan memperkuat keahlian kualitatif dan kuantitatif serta portofolio industri yang sesuai dengan strategi klien GfK.
“Kekuatan sekaligus pengalaman dari SDM yang dimiliki Primera sejalan dengan portofolio produk GfK, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis digital GfK saat ini. Jika sebelumnya GfK Indonesia fokus pada Consumer Choice, maka dengan menggandeng Primera, layanan diperluas pada Consumer Experiences,” tambah Matthias.
Terkait dengan akuisisi itu, Managing Director PT Primera Indonesia, Iyan Muhsinin menyambut baik langkah yang dilakukan GfK.
“Kami sadar, untuk memenangkan market di Indonesia, kami memerlukan brand equity. Ini juga sangat menguntungkan bagi klien karena mereka akan memperoleh sentuhan dan reputasi internasional dari GfK. Kami juga akan menjadi basis bagi klien global GfK dimana kami siap memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.
Buktinya, Gesellschaft für Konsumforschung (GfK) yang merupakan lembaga Riset Global asal Jerman sampai harus membentangkan sayapnya ke Indonesia untuk mencermati pertumbuhan ekonomi negara yang didaulat sebagai salah satu calon kekuatan ekonomi dunia.
Langkah GfK tersebut direalisasikan dengan mengakuisisi perusahaan riset domestik yang berfokus pada pasar ritel khususnya Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang ada di Indonesia, PT Primera Indonesia.
"Langkah ini untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bisnis GfK di Indonesia," ujar CEO of GfK Internasional Matthias Hartmann di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Dijelaskannya, besarnya potensi bisnis ini menarik minat GfK, yang ingin memperkuat bisnisnya di Indonesia. Karena itu, GfK menggelontorkan investasinya di sektor data dan digital untuk memperkuat bisnisnya. Diakui Matthias, langkah ini juga menjadi upaya GfK untuk memperkuat posisinya di wilayah Asia Tenggara.
“Kami melihat bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, kami siap berinvestasi di sektor data dan digital untuk memperkuat bisnis. Kami berharap dengan akusisi ini, GfK dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bisnisnya di Indonesia,” jelas Matthias.
Primera Indonesia bakal bergabung dalam bisnis Tracking Ritel dan Media yang sudah ada di GfK. Perusahaan ini juga akan memperkuat keahlian kualitatif dan kuantitatif serta portofolio industri yang sesuai dengan strategi klien GfK.
“Kekuatan sekaligus pengalaman dari SDM yang dimiliki Primera sejalan dengan portofolio produk GfK, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis digital GfK saat ini. Jika sebelumnya GfK Indonesia fokus pada Consumer Choice, maka dengan menggandeng Primera, layanan diperluas pada Consumer Experiences,” tambah Matthias.
Terkait dengan akuisisi itu, Managing Director PT Primera Indonesia, Iyan Muhsinin menyambut baik langkah yang dilakukan GfK.
“Kami sadar, untuk memenangkan market di Indonesia, kami memerlukan brand equity. Ini juga sangat menguntungkan bagi klien karena mereka akan memperoleh sentuhan dan reputasi internasional dari GfK. Kami juga akan menjadi basis bagi klien global GfK dimana kami siap memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :