APRDI upayakan peningkatan literasi reksa dana
Kamis, 20 Maret 2014 - 19:18 WIB
APRDI upayakan peningkatan literasi reksa dana
A
A
A
Sindonews.com - Masih minimnya literasi investasi di Indonesia, mengharuskan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) untuk mematok beberapa target capaian hingga 2017 yang dimaksudkan guna mendongkrak literasi investasi di Indonesia, salah satunya adalah reksa dana.
Ketua APRDI, Denny Thaher memaparkan, hingga 2017 pihaknya telah mematok target jumlah investor reksa dana hingga mencapai angka 5 juta, dari saat ini yang baru sekitar 180.000 investor.
Dana kelolaan atau Aset Under Management (AUM) juga dipatok bertumbuh rata-rata 15 persen. "Mencapai pertumbuhan AUM rata-rata dalam industri sebesar 15 persen per tahun, capai Rp1.000 triliun pada 2017," kata Denny di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku industri reksa dana, lanjut Denny, APRDI sendiri juga tengah berupaya untuk terus memastikan semua orang di industri manajer investasi memenuhi syarat pada tingkat yang sejalan dengan international best practice.
"Anggota APRDI, 63 manajer investasi dan 13 bank per november 2013, semua harus menerapkan prinsip best practice," imbuh Denny.
Upaya yang telah dilakukan APRDI untuk mencapai target tersebut salah satunya adalah meningkatkan edukasi masyarakat di bidang reksa dana. "Dari 2009-2013 APRDI telah menyelenggarakan seminar edukasi dan sosialisasi di 29 kota di seluruh Indonesia," tutup Denny.
Ketua APRDI, Denny Thaher memaparkan, hingga 2017 pihaknya telah mematok target jumlah investor reksa dana hingga mencapai angka 5 juta, dari saat ini yang baru sekitar 180.000 investor.
Dana kelolaan atau Aset Under Management (AUM) juga dipatok bertumbuh rata-rata 15 persen. "Mencapai pertumbuhan AUM rata-rata dalam industri sebesar 15 persen per tahun, capai Rp1.000 triliun pada 2017," kata Denny di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku industri reksa dana, lanjut Denny, APRDI sendiri juga tengah berupaya untuk terus memastikan semua orang di industri manajer investasi memenuhi syarat pada tingkat yang sejalan dengan international best practice.
"Anggota APRDI, 63 manajer investasi dan 13 bank per november 2013, semua harus menerapkan prinsip best practice," imbuh Denny.
Upaya yang telah dilakukan APRDI untuk mencapai target tersebut salah satunya adalah meningkatkan edukasi masyarakat di bidang reksa dana. "Dari 2009-2013 APRDI telah menyelenggarakan seminar edukasi dan sosialisasi di 29 kota di seluruh Indonesia," tutup Denny.
(gpr)
Lihat Juga :