Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.425/USD
Jum'at, 21 Maret 2014 - 16:23 WIB
Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.425/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.425 per USD. Posisi ini terapresiasi 21 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.446 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.442 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.422 per USD dan terlemah pada level Rp11.452 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp11.425 per USD, dengan kisaran harian Rp11.425-11.490 per USD. Posisi ini menguat 21 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.446 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.465 per USD. Posisi sore ini memburuk 19 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.446 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.431 per USD atau melemah 24 poin dibanding penutupan Kamis (20/3/2014) di level Rp11.407 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini terimbas sentimen positif dari membaiknya risk appetite global, yang tercermin dari penutupan Wall Street dini hari tadi dan IHSG hari ini.
"Sentimen itu turut berdampak positif terhadap pergerekana nilai tukar rupiah," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berhasil menutupan akhir pekan di zona positif. IHSG naik tipis 1,24 poin atau 0,02 persen ke level 4.700,22. Penguatan IHSG seiring menguatnya mayoritas bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,21 triliun dengan 5,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp450,52 miliar. Tercatat 175 saham naik, 121 saham melemah dan 101 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.425 per USD. Posisi ini terapresiasi 21 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.446 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.442 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.422 per USD dan terlemah pada level Rp11.452 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp11.425 per USD, dengan kisaran harian Rp11.425-11.490 per USD. Posisi ini menguat 21 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.446 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.465 per USD. Posisi sore ini memburuk 19 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.446 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.431 per USD atau melemah 24 poin dibanding penutupan Kamis (20/3/2014) di level Rp11.407 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini terimbas sentimen positif dari membaiknya risk appetite global, yang tercermin dari penutupan Wall Street dini hari tadi dan IHSG hari ini.
"Sentimen itu turut berdampak positif terhadap pergerekana nilai tukar rupiah," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berhasil menutupan akhir pekan di zona positif. IHSG naik tipis 1,24 poin atau 0,02 persen ke level 4.700,22. Penguatan IHSG seiring menguatnya mayoritas bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,21 triliun dengan 5,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp450,52 miliar. Tercatat 175 saham naik, 121 saham melemah dan 101 saham stagnan.
(rna)