ICBP bukukan laba bersih tahun lalu Rp2,23 T
Sabtu, 22 Maret 2014 - 14:15 WIB
ICBP bukukan laba bersih tahun lalu Rp2,23 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sepanjang tahun lalu membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,23 triliun, naik 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya Rp2,18 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan, naiknya laba tersebut seiring meningkatnya penjualan bersih konsolidasi sekitar 15,6 persen menjadi Rp25,09 triliun dari 2012 senilai Rp21,72 triliun.
Kenaikan tersebut, terutama didorong naiknya volume penjualan pada seluruh devisi utama dan kenaikan harga jual rata-rata. Divisi terbesar perseroan adalah mi instan yang berkontribusi sebesar 68 persen, diikuti dairy 18 persen, makan ringan 7 persen, penyedap makanan 4 persen, nutrisi dan makanan khusus 2 persen serta minuman 1 persen.
"Kami senang sekali meraih pertumbuhan penjualan dua digit di tengah kondisi pasar yang sangat kompetitif. Meskipun biaya meningkat secara signifikan karena naiknya upah minimum, beban utilitas dan depresiasi rupiah, kami dapat terus mempertahankan kinerja kami," kata dia dalam rilisnya, akhir pekan ini.
Beban pokok penjualan perseroan meningkat menjadi Rp18,67 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp15,91 triliun. Selain itu, beban penjualan dan distribusi bertambah menjadi Rp2,55 triliun dari Rp2,09 triliun, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,14 triliun dari Rp868,48 miliar dan beban operasional lainnya naik menjadi Rp262,72 miliar dari Rp178,43 miliar.
Sementara pendapatan operasi lainnya bertambah menjadi Rp300,27 miliar dari Rp181,99 miliar. Adapun, laba per saham dasar yang dapat diatribuskan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp382 dari tahun sebelumnya Rp374 per saham.
Menurut Anthoni, perseroan tetap meiliki komitmen untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan dengan memperluas kategori bisnis dan meningkatkan peluncuran produk-produk baru.
"Ke depannya kami akan tetap berhati-hati menghadapi kondisi eksternal pada tahun ini dan terus disiplin dalam menjaga kinerja kami di tengah upaya kami untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan," ujar dia.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan, naiknya laba tersebut seiring meningkatnya penjualan bersih konsolidasi sekitar 15,6 persen menjadi Rp25,09 triliun dari 2012 senilai Rp21,72 triliun.
Kenaikan tersebut, terutama didorong naiknya volume penjualan pada seluruh devisi utama dan kenaikan harga jual rata-rata. Divisi terbesar perseroan adalah mi instan yang berkontribusi sebesar 68 persen, diikuti dairy 18 persen, makan ringan 7 persen, penyedap makanan 4 persen, nutrisi dan makanan khusus 2 persen serta minuman 1 persen.
"Kami senang sekali meraih pertumbuhan penjualan dua digit di tengah kondisi pasar yang sangat kompetitif. Meskipun biaya meningkat secara signifikan karena naiknya upah minimum, beban utilitas dan depresiasi rupiah, kami dapat terus mempertahankan kinerja kami," kata dia dalam rilisnya, akhir pekan ini.
Beban pokok penjualan perseroan meningkat menjadi Rp18,67 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp15,91 triliun. Selain itu, beban penjualan dan distribusi bertambah menjadi Rp2,55 triliun dari Rp2,09 triliun, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,14 triliun dari Rp868,48 miliar dan beban operasional lainnya naik menjadi Rp262,72 miliar dari Rp178,43 miliar.
Sementara pendapatan operasi lainnya bertambah menjadi Rp300,27 miliar dari Rp181,99 miliar. Adapun, laba per saham dasar yang dapat diatribuskan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp382 dari tahun sebelumnya Rp374 per saham.
Menurut Anthoni, perseroan tetap meiliki komitmen untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan dengan memperluas kategori bisnis dan meningkatkan peluncuran produk-produk baru.
"Ke depannya kami akan tetap berhati-hati menghadapi kondisi eksternal pada tahun ini dan terus disiplin dalam menjaga kinerja kami di tengah upaya kami untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan," ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :