Tol Lingkar Bogor seksi IIA salesai akhir bulan ini
Minggu, 23 Maret 2014 - 17:59 WIB
Tol Lingkar Bogor seksi IIA salesai akhir bulan ini
A
A
A
Sindonews.com - Meski program pemerintah pusat, Pemkot Bogor berjanji akan terus mendukung dan mengawal proses penyelesaian pembangunan tol Lingkar Bogor (Bogor Ring Road/BRR) yang hingga saat ini sudah mencapai seksi IIA.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat mengaku harusnya akhir Maret ini pembangunan tol BRR lanjutan dari seksi I (Sentul Selatan-Kedunghalang) itu sudah selesai akhir Maret ini.
"Harusnya sih sesuai jadwal 2014 ini tol seksi IIA sepanjang 1,95 KM selesai dan April beroperasi. Tapi sampai sekarang belum selesai, nanti kita akan bahas dengan PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku pengembangnya," kata dia, Minggu (23/3/2014).
Pihaknya siap mendukung penuh rencana pembangun tol sepanjang 11 KM itu hingga selesai. "Seksi IIA (Kedunghalang-Kedungbadak) selesai, seksi IIB (Kedungbadak-Yasmin) akan kembali dilanjutkan dan kita siap mengawal penuntasan pembebasan lahannya," kata dia.
Berdasarkan pantauan, meski ditarget akhir Maret 2014 selesai dan April harus beroperasi, namun hingga saat ini kondisi proyek tol BRR seksi IIA belum juga ada tanda-tanda selesai. Khususnya tepat di kawasan Kedungbadak yang rencanya bakal dijadikan gerbang tol. Sejumlah pekerja masih terus berbenah, bahkan besi-besi beton penyangga tol BRR seksi IIA masih menempel kokoh.
Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga, David Wijayatno mengaku pihaknya memang sudah menargetkan akhir Maret ini, tol Lingkar Bogor seksi IIA selesai. "Saat kontruksi pembangunan sedang dalam tahap finishing atau sekitar 95 persen lebih. Dengan selesainya ruas ini maka diharapkan kemacetan dipusat kota Bogor bisa cepat terurai," katanya.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan tol BRR memiliki panjang 11 KM, terbagi atas III seksi. Seksi I ruas Sentul Selatan-Kedung Halang sepanjang 3,8 KM (sudah operasi). Kemudian seksi II dibagi dua lagi yakni IIA Kedung Halang-Kedungbadak 1,95 KM dan IIB Kedungbadak-Simpang Yasmin 2,05 KM, kemudian seksi III dari Simpang Yasmin-Dramaga sepanjang 3,2 KM.
Menurutnya, seksi IIA akan beroperasi pada April 2014 itu menelan biaya sekitar Rp580 miliar. Pekerjaan konstruksi sebenarnya sudah bisa diselesaikan akhir bulan ini. Sebab saat ini para pekerja tinggal melakukan pekerjaan finishing saja.
"Untuk mengoperasikannya masih perlu penelitian Kemenhub, Kemen PU dan Kepolisian. Setelah semua dinyatakan memenuhi persyaratan, maka jalan tersebut bisa dioperasikan. Jika ruas ini beroperasi maka ruas Bogor Ring Road Seksi I juga akan mengalami penyesuaian tarif," jelasnya.
Sementara, Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor Budi Sulistio menjelaskan, Pemkot memang sudah seharusnya mendesak PT MSJ dan Kemen PU dalam penyelsaian proyek Tol BRR seksi IIA yang memang sudah ditunggu masyarakat.
"Karena sudah cukup lama masyarakat yang dilintasi tol BRR ini menderita hampir tiga tahun, tapi tidak ada kejelasan kapan selesainya. Nah ini pemkot harus menanyakan dan membahas lagi dengan PT MSJ. Silakan Pemkot ikut mengawal karena kita juga berkepentingan dalam pembangunan tersebut," pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat mengaku harusnya akhir Maret ini pembangunan tol BRR lanjutan dari seksi I (Sentul Selatan-Kedunghalang) itu sudah selesai akhir Maret ini.
"Harusnya sih sesuai jadwal 2014 ini tol seksi IIA sepanjang 1,95 KM selesai dan April beroperasi. Tapi sampai sekarang belum selesai, nanti kita akan bahas dengan PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku pengembangnya," kata dia, Minggu (23/3/2014).
Pihaknya siap mendukung penuh rencana pembangun tol sepanjang 11 KM itu hingga selesai. "Seksi IIA (Kedunghalang-Kedungbadak) selesai, seksi IIB (Kedungbadak-Yasmin) akan kembali dilanjutkan dan kita siap mengawal penuntasan pembebasan lahannya," kata dia.
Berdasarkan pantauan, meski ditarget akhir Maret 2014 selesai dan April harus beroperasi, namun hingga saat ini kondisi proyek tol BRR seksi IIA belum juga ada tanda-tanda selesai. Khususnya tepat di kawasan Kedungbadak yang rencanya bakal dijadikan gerbang tol. Sejumlah pekerja masih terus berbenah, bahkan besi-besi beton penyangga tol BRR seksi IIA masih menempel kokoh.
Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga, David Wijayatno mengaku pihaknya memang sudah menargetkan akhir Maret ini, tol Lingkar Bogor seksi IIA selesai. "Saat kontruksi pembangunan sedang dalam tahap finishing atau sekitar 95 persen lebih. Dengan selesainya ruas ini maka diharapkan kemacetan dipusat kota Bogor bisa cepat terurai," katanya.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan tol BRR memiliki panjang 11 KM, terbagi atas III seksi. Seksi I ruas Sentul Selatan-Kedung Halang sepanjang 3,8 KM (sudah operasi). Kemudian seksi II dibagi dua lagi yakni IIA Kedung Halang-Kedungbadak 1,95 KM dan IIB Kedungbadak-Simpang Yasmin 2,05 KM, kemudian seksi III dari Simpang Yasmin-Dramaga sepanjang 3,2 KM.
Menurutnya, seksi IIA akan beroperasi pada April 2014 itu menelan biaya sekitar Rp580 miliar. Pekerjaan konstruksi sebenarnya sudah bisa diselesaikan akhir bulan ini. Sebab saat ini para pekerja tinggal melakukan pekerjaan finishing saja.
"Untuk mengoperasikannya masih perlu penelitian Kemenhub, Kemen PU dan Kepolisian. Setelah semua dinyatakan memenuhi persyaratan, maka jalan tersebut bisa dioperasikan. Jika ruas ini beroperasi maka ruas Bogor Ring Road Seksi I juga akan mengalami penyesuaian tarif," jelasnya.
Sementara, Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor Budi Sulistio menjelaskan, Pemkot memang sudah seharusnya mendesak PT MSJ dan Kemen PU dalam penyelsaian proyek Tol BRR seksi IIA yang memang sudah ditunggu masyarakat.
"Karena sudah cukup lama masyarakat yang dilintasi tol BRR ini menderita hampir tiga tahun, tapi tidak ada kejelasan kapan selesainya. Nah ini pemkot harus menanyakan dan membahas lagi dengan PT MSJ. Silakan Pemkot ikut mengawal karena kita juga berkepentingan dalam pembangunan tersebut," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :