Valbury: Saham Lorena tawarkan prospek menjanjikan
Senin, 24 Maret 2014 - 09:41 WIB
Valbury: Saham Lorena tawarkan prospek menjanjikan
A
A
A
Sindonews.com - PT Eka Sari Lorena Transport (Lorena) baru saja melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 150 juta lembar saham atau sebesar 42,86 persen dari total modal disetor setelah penawaran umum dengan harga penawaran di kisaran Rp825–Rp1.025 per saham.
Direktur utama Valbury Asia Securities Johanes Soetikno menerangkan, harga saham yang ditawarkan Lorena sangat kompetitif serta menawarkan prospek investasi yang menjanjikan. “Range itu mencerminkan PER 9-11 kali," terangnya, Senin (24/3/2014).
Bahkan, Johanes menuturkan, PER Lorena ke depannya akan menjadi lebih murah, sehingga menjamin likuiditas saham tersebut pada perdagangannya di masa depan.
"Kita proyeksikan, PER saham Lorena berada di level 7,1 kali hingga 8,8 kali. Kami menggunakan proyeksi hingga beberapa tahun ke depan karena kami selalu mengawal calon emiten yang punya pertumbuhan jangka panjang," tambah dia.
Lorena pada 20 Maret lalu sukses menggelar uji tuntas (due diligence) meeting dan paparan publik IPO kepada para calon investor dengan menunjuk Valbury Asia Securities sebagai penjamin emisinya. Dana hasil IPO ini rencananya akan digunakan Lorena sebesar 81 persen atau sekitar Rp100,23 miliar hingga Rp124,53 miliar untuk pengembangan bus AKAP, APTB, BKTB serta rekondisi bus lama.
Lalu, sebesar 16 persen atau senilai Rp19,8 miliar hingga Rp24,6 miliar akan dipakai untuk fasilitas atau infrastruktur depo dan workshop bus TransJakarta di Ceger, Jakarta Timur dan 3 persen atau sekitar Rp3,7 miliar sampai Rp4,6 miliar sisanya akan ditempatkan sebagai modal kerja.
Selain Lorena, Valbury telah mengawal sejumlah perusahaan melantai di papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sekuritas ini berkiprah di industri pasar modal Tanah Air.
Misalnya, pada Juni 2013 lalu Valbury Asia Securities menjadi penjamin emisi PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan juga beberapa perusahan lainnya, seperti PT Saraswati Griya Lestari Tbk, PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk, PT Tri Banyan Tirta Tbk, PT Kobexindo Traktor Tbk.
Sementara itu di pipeline Valbury Asia Securities sudah ada dua perusahaan yang siap listing hingga semester II tahun ini.
”Kami baru saja me-listing-kan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, sudah dua perusahaan di-pipeline kami dan kami optimis bisa me-listing-kan kedua emiten tersebut di BEI," kata Johanes.
Direktur utama Valbury Asia Securities Johanes Soetikno menerangkan, harga saham yang ditawarkan Lorena sangat kompetitif serta menawarkan prospek investasi yang menjanjikan. “Range itu mencerminkan PER 9-11 kali," terangnya, Senin (24/3/2014).
Bahkan, Johanes menuturkan, PER Lorena ke depannya akan menjadi lebih murah, sehingga menjamin likuiditas saham tersebut pada perdagangannya di masa depan.
"Kita proyeksikan, PER saham Lorena berada di level 7,1 kali hingga 8,8 kali. Kami menggunakan proyeksi hingga beberapa tahun ke depan karena kami selalu mengawal calon emiten yang punya pertumbuhan jangka panjang," tambah dia.
Lorena pada 20 Maret lalu sukses menggelar uji tuntas (due diligence) meeting dan paparan publik IPO kepada para calon investor dengan menunjuk Valbury Asia Securities sebagai penjamin emisinya. Dana hasil IPO ini rencananya akan digunakan Lorena sebesar 81 persen atau sekitar Rp100,23 miliar hingga Rp124,53 miliar untuk pengembangan bus AKAP, APTB, BKTB serta rekondisi bus lama.
Lalu, sebesar 16 persen atau senilai Rp19,8 miliar hingga Rp24,6 miliar akan dipakai untuk fasilitas atau infrastruktur depo dan workshop bus TransJakarta di Ceger, Jakarta Timur dan 3 persen atau sekitar Rp3,7 miliar sampai Rp4,6 miliar sisanya akan ditempatkan sebagai modal kerja.
Selain Lorena, Valbury telah mengawal sejumlah perusahaan melantai di papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sekuritas ini berkiprah di industri pasar modal Tanah Air.
Misalnya, pada Juni 2013 lalu Valbury Asia Securities menjadi penjamin emisi PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan juga beberapa perusahan lainnya, seperti PT Saraswati Griya Lestari Tbk, PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk, PT Tri Banyan Tirta Tbk, PT Kobexindo Traktor Tbk.
Sementara itu di pipeline Valbury Asia Securities sudah ada dua perusahaan yang siap listing hingga semester II tahun ini.
”Kami baru saja me-listing-kan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, sudah dua perusahaan di-pipeline kami dan kami optimis bisa me-listing-kan kedua emiten tersebut di BEI," kata Johanes.
(rna)
Lihat Juga :