Minyak di Asia turun tertekan kontraksi manufaktur China

Senin, 24 Maret 2014 - 12:56 WIB
Minyak di Asia turun...
Minyak di Asia turun tertekan kontraksi manufaktur China
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun di tengah kekhawatiran permintaan setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi pada Maret untuk tingkat terlemah dalam delapan bulan.

Seperti dikutip dari AFP, Senin (24/3/2014), kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 19 sen menjadi USD99,27 per barel di perdagangan pertengahan pagi ini, dan minyak mentah Brent untuk Mei merosot 18 sen menjadi USD106,74.

HSBC mengatakan, pembacaan awal menunjukkan aktivitas pabrik China telah dikontrak pada Maret, menambah kekhawatiran tentang ekonomi nomor dua dunia.
Indeks pembelian manajer (PMI) untuk China dari raksasa perbankan Inggris turun dari 48,5 pada Februari.

Indeks ini diawasi dengan ketat dari kekuatan ekonomi Asia dan pendorong utama pertumbuhan global. "Data akan membebani harga minyak mentah. Sentimen pasar akan mengambil pukulan yang signifikan dari ini," kata Tan Chee Tat, analis investasi pada Phillip Futures di Singapura kepada AFP.

Selain itu, juga adanya tekanan jual yang menjadi penguatan greenback. Dengan harga minyak dalam dolar kuat, membuatnya lebih mahal bagi para pedagang yang menggunakan mata uang lainnya. Dolar menguat pada pekan lalu setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen menyarankan suku bunga AS dapat menaikkan pada awal tahun depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
3 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
4 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
5 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
6 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
7 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved